Rakornas Digelar, Presiden Prabowo Siap Satukan Barisan hingga Perang Lawan Korupsi
- YouTube-Setpres
Bogor, tvOnenews.com — Presiden RI Prabowo Subianto memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menyatukan langkah dan visi seluruh kepala daerah di Indonesia.
Agenda tahunan yang digelar di Sentul International Convention Centre (SICC) Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026) ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan Rakornas tersebut menjadi forum strategis bagi Presiden untuk menyampaikan arahan langsung sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah.
“Kementerian Dalam Negeri ada agenda Rapat Koordinasi Nasional antara pemerintah pusat dan pemerintah harian. Jadi ini agenda rutin tahunan yang kemudian Bapak Presiden ingin memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan program-program, menyampaikan arahan-arahan dan garis-garis dari beliau sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan kepada seluruh jajaran baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota,” ujar Prasetyo.
Menurutnya, Rakornas kali ini dihadiri secara menyeluruh oleh para pemangku kepentingan daerah.
Gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia hadir dalam agenda tersebut.
“Berdasarkan undangan, sangat lengkap. Jadi gubernur, wakil gubernur hadir. Kemudian bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota dan seluruh unsur Forkopimda daerah,” kata Prasetyo.
Ia menekankan pertemuan ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi ruang untuk menyatukan visi, persepsi dan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.
Forum Rakornas juga dinilai strategis untuk membahas berbagai persoalan yang membutuhkan solusi bersama.
“Diharapkan dengan kita berkumpul, ini kita menyatukan langkah, menyatukan visi, menyatukan persepsi sekaligus bilamana ada hal-hal yang sekiranya perlu dicarikan jalan keluar di forum-forum seperti ini juga nanti memungkinkan untuk bisa kita bahas,” ujarnya.
Terkait arahan Presiden, Prasetyo menyebut tidak ada instruksi yang bersifat khusus.
Namun, ia memperkirakan Presiden akan memberikan pembaruan pandangan terkait dinamika terkini baik global maupun domestik.
“Khusus mungkin tidak ya, tetapi karena dalam satu tahun semenjak juga kepala daerah-kepala daerah dilantik, sudah beberapa kali juga Bapak Presiden menyampaikan pandangan-pandangan beliau,” jelasnya.
“Namun, mungkin ada beberapa hal yang barangkali ya. Akan ada update dari beliau berkaitan dengan masalah dinamika kondisi geopolitik internasional maupun kemudian perkembangan dalam negeri kita sendiri juga,” sambung dia.
Selain itu, Presiden diperkirakan akan memberi penekanan pada keberlanjutan program-program yang telah berhasil dicapai dalam tahun pertama pemerintahan sekaligus mengevaluasi agenda yang belum sepenuhnya terealisasi.
“Kemudian juga tentunya pasti ada penekanan-penekanan karena beberapa program yang sudah berhasil dicapai dalam kurun waktu satu tahun tentunya harus dijaga dan ditingkatkan. Kemudian juga ada beberapa program yang belum semua tercapai di tahun pertama. Jadi mungkin itu menjadi bagian dari penekanan beliau,” lanjut Prasetyo.
Tak kalah penting, Prasetyo menegaskan komitmen Presiden terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dipastikan kembali mengemuka dalam Rakornas tersebut.
“Termasuk saya juga menduga berkenaan dengan masalah komitmen kita untuk good governance, memberantas atau berjuang sekeras-kerasnya menjalankan pemerintahan tanpa korupsi, itu juga selalu menjadi konsennya Bapak Presiden,” pungkasnya. (agr/nsi)
Load more