News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Tahan Lagi, Dedi Mulyadi Gemas Tukang Es Gabus Bohong soal Warisan Rp200 Ribu, Gali Ucapan Tak Jujurnya

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) kaget dengan ucapan tukang es gabus, Ajat Sudrajat dinilai bohong soal warisan Rp200 ribu, kontrakan, dan tunggakan sekolah.
Jumat, 30 Januari 2026 - 17:23 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) berbincang dengan tukang es gabus, Ajat Sudrajat (50) yang viral
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Viva

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) belakangan ini membagikan momen kebersamaan dengan tukang es gabus, Ajat Sudrajat yang viral di media sosial.

KDM menyambangi Sudrajat lantaran dagangan es gabus miliknya dituduh memakai bahan berbahaya, terutama spons atau busa. Ia pun menyempatkan berbincang dengan tukang es gabus itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KDM menilai ada beberapa pernyataan Sudrajat yang janggal. Hal itu terjadi saat tukang es gabus membagikan berbagai keluh kesahnya.

KDM kembali mengungkit pernyataan Sudrajat soal memperoleh warisan sebesar Rp200 ribu. Ia juga kaget Ketua RW setempat memperjelas status kontrakan sebagai rumah warisan tersebut sudah dimiliki tukang es gabus itu.

"Babe bilangnya ngontrak, bohong sih," ujar KDM dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube pribadinya, Jumat (30/1/2026).

Dedi Mulyadi Tegur Tukang Es Gabus setelah Bohong soal Kontrakan dan Warisan

Dedi Mulyadi undang tukang es gabus, Ajat Sudrajat yang viral setelah difitnah jual pakai bahan spons
Dedi Mulyadi undang tukang es gabus, Ajat Sudrajat yang viral setelah difitnah jual pakai bahan spons
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Ketua RW setempat juga menjelaskan, rumah tersebut juga ditinggali oleh istri Suderajat bersama ketiga anaknya.

KDM pun langsung memberikan teguran kepada Sudrajat. Tukang es gabus itu diduga tidak jujur mengenai status tempat tinggalnya.

"Kenapa sih Be bohong terus?," tanya KDM sambil menegur halus.

Tukang es gabus yang viral tersebut langsung diam membisu. Suderajat hanya bisa mengakui kesalahan dan minta maaf kepada KDM.

Gubernur Jabar itu tidak mempermasalahkan jika pria berusia 50 tahun itu berbohong kepadanya. Persoalan yang menjadi catatan penting adalah kejujuran dan bukan sekadar minta maaf.

"Bukannya urusan minta maaf, Babe enggak boleh bohong. Sama saya enggak ada masalah," tegasnya.

Ia kembali bertanya terkait asal-usul pemilik rumah di Citayam. Ketua RW setempat langsung menegaskan rumah itu dikasih mendiang ayahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Bupati Purwakarta itu menyayangkan pernyataan Sudrajat. Ia menilai ungkapan tukang es gabus tersebut dinilai tidak jujur alias bohong.

"Babe berdosa sama orang tuanya. Orang tuanya sudah kasih rumah, tapi Babe bilangnya enggak dikasih," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral