News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Drama Panjang Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo, Eggi Sudjana, dan Damai Hari Lubis Malah Saling Lapor

Roy Suryo dan kuasa hukumnya, Ahmad Khozinudin kini mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan balik Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ke Polda Metro Jaya.
Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WIB
Roy Suryo menunjukkan lukisan “Dua Tuyul Menemui Jin Ifrit” karya Lukas Luwarso.
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu tersangka tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan kuasa hukumnya, Ahmad Khozinudin kini mengatakan akan melaporkan balik Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis ke Polda Metro Jaya.

Adapun langkah hukum itu diambil Roy Suryo menyusul laporan terlebih dulu dari Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terhadap pihaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khozinudin itu menilai, laporan kedua orang tersebut sarat akan kepentingan dan tidak berdiri sendiri.

Dirinya bahkan menuding ada keterlibatan dari Solo. Sebab, saat ini Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sudah sepakat damai dengan Jokowi terkait perkara tudingan ijazah palsu.

"Tentu kami harus memberikan tanggapan yang serius dan tegas agar apa? Agar tidak setiap orang itu mudah berbuat kezoliman. Dan karena kita diberi hak untuk membalas kezoliman dengan yang semisalnya dan atas pertimbangan itulah maka kami berencana untuk membuat laporan polisi kepada tiga pihak," tutur Khozinudin, Kamis (29/1/2026).

Adapun selain dua mantan tersangka kasus tudingan ijazah palsu itu, pihak Roy Suryo juga melaporkan pengacara Elida Netty.

Khozinudin menilai, Elida telah melampaui batas profesional seorang advokat.

"Bahasa-bahasa yang saya kira saya sangat tidak tega untuk mengulangi atau mengkutipnya. Dan menyerang fisik klien saya dan bahkan mengeluarkan ujaran-ujaran yang sebenarnya lebih layak itu disampaikan ke program gosip. Bukan statement sebagai seorang pengacara begitu ya," ujarnya menambahkan.

Tak hanya itu, Eggi Sudjana juga dianggap telah melontarkan pernyataan yang dinilai menyakitkan dan merusak marwah perjuangan yang tengah dijalankan. Khozinudin mengaku awalnya enggan membawa Eggi ke ranah hukum lantaran hubungan persaudaraan.

Namun sikap itu berubah setelah Eggi mempersoalkan kritik atas kedatangan dirinya bersama Damai Hari Lubis ke Solo.

"Ya ini statement yang menuduh kami sok jago. Jadi sekali lagi kami tidak pernah sok jago. Orang yang menyebut kami sok jago dalam perjuangan itu ya itu adalah fitnah.
Sekaligus mencemari perjuangan kami. Kami tulus, ikhlas berjuang untuk dan atas nama kepentingan seluruh rakyat Indonesia," tutur Khozinudin.

Dirinya mengatakan, terkait ijazah Jokowi bukanlah perjuangan beberapa orang saja, namun beberapa pihak lain seperti Rismon Hasiholan Sianipar, Dokter Tifauziah Tyassuma, hingga Rustam Effendi.

"Dan karena tendensi ini perjuangan intensinya untuk seluruh rakyat Indonesia. Maka tidak ada sok jago-jagoan. Kita benar-benar teguh konsisten amanah berada di jalan ini," katanya lagi.

Masyarakat diminta tak perlu meragukan langkah hukum yang akan diambil ini. Dirinya memastikan pihaknya tak akan berhenti sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap terkait ijazah Jokowi.

Di sisi lain, tersangka lain dalam perkara ini, Kurnia Tri Royani, turut bersuara. Ia mendesak Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) agar menegur Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang telah melaporkan Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin.

Kurnia juga meminta Eggi, yang menjabat Ketua TPUA, untuk mencabut laporan tersebut. Ia menegaskan, laporan balik yang diajukan Roy Suryo Cs merupakan bentuk pembelaan diri atas tudingan sok jago, penghinaan fisik, serta dugaan pencemaran nama baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang bukti videonya telah beredar luas dan sempat kami dokumentasikan. Kendati ada sebagian yang telah di-take down atau dihapus oleh akun YouTube penggugah," kata Kurnia. (iwh)

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral