News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Green Banking Dorong Sistem Keuangan Positif

Seorang akademisi sekaligus praktisi hukum Prof. Dr. Hassanain Haykal, S.H., M.Hum merasakan bahagia setelah dirinya meraih jabatan guru besar di Universitas Kristen Maranatha, Kota Bandung.
Kamis, 29 Januari 2026 - 11:04 WIB
Green Banking Dorong Sistem Keuangan Positif
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Seorang akademisi sekaligus praktisi hukum Prof. Dr. Hassanain Haykal, S.H., M.Hum merasakan bahagia setelah dirinya meraih jabatan guru besar di Universitas Kristen Maranatha, Kota Bandung.

Disamping itu, dirinya menyampaikan pandangan orasi ilmiahnya terkait pengembangan green economy dan green banking di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasa bahagia, senang, sekaligus bangga dirasakan seorang akademisi sekaligus praktisi hukum Prof. Dr. Hassanain Haykal, S.H., M.Hum atas pencapaian akademiknya hingga meraih jabatan guru besar di Universitas Kristen Maranatha.

Selain berkiprah di dunia akademik sebagai dosen, dirinya juga dikenal sebagai praktisi hukum.

Dia telah menekuni profesi advokat selama lebih dari 16 tahun sehingga pengalaman akademik dan praktik hukum berjalan dengan beriringan. 

Dalam orasi ilmiahnya, orang yang sering disapa Prof. Haykal ini menyoroti pentingnya penerapan green economy khususnya green banking.

Menurutnya, mewujudkan sistem perbankan hijau membutuhkan upaya yang luar biasa dan dukungan berbagai faktor mulai dari political will pemerintah, kebijakan normatif dan teknis hingga partisipasi masyarakat. 

"Untuk menciptakan green economy atau green banking ini memang perlu upaya yang sangat luar biasa. Artinya perlu ditunjang oleh faktor-faktor yang memang nantinya green banking ini bisa terwujud. Salah satunya adalah political will dari pemerintah, kebijakan-kebijakan secara normatif maupun teknis dan juga dukungan dari masyarakat," ujar Prof. Haykal.

Konsep green banking sendiri menekankan peran bank tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus memperhatikan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Oleh karena itu, penerapannya tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan melalui tahapan panjang, langkah strategis serta regulasi yang kuat dan ketat termasuk pemberian insentif yang tepat. 

Dirinya menambahkan penerapan green economy dan green banking seharusnya bersifat menyeluruh.

Indonesia dinilai telah memiliki lembaga-lembaga seperti Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan yang dapat menjadi induk dalam menyusun regulasi perbankan hijau agar berlaku secara nasional dan tidak bersifat sektoral. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena untuk menciptakan green banking ini cukup luar biasa karena ini menyangkut tentang keberlanjutan lingkungan. Jadi konsep green banking ini adalah bahwa bank itu sebagai lembaga pembiayaan yang sekarang fokusnya ke profit oriented, ke depannya juga harus memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan lingkungan. Jadi memang tidak dalam waktu yang singkat, tapi perlu tahapan-tahapan yang cukup besar, cukup panjang dan juga langkah-langkah yang cukup strategis, kebijakan-kebijakan yang sangat ketat, sangat kuat terutama persoalan berkaitan dengan pembelian insentif. Itu yang saya rasa cukup penting untuk menjadi dasar belakonnya green banking," lanjut Prof. Haykal. 

Di samping itu, kebijakan green banking diharapkan mampu mendorong terciptanya sistem keuangan yang berkelanjutan sekaligus berkontribusi pada perlindungan lingkungan hidup.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT