GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Es Gabus Dipukul hingga Trauma, Hotman Paris Turun Tangan: Siap Kirim 10 Pengacara

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) pagi, ketika Sudrajat sedang berjualan seperti hari-hari biasa di wilayah Kemayoran.
Rabu, 28 Januari 2026 - 12:40 WIB
Penjual Es Gabus Dituding Pakai Bahan Spons, Aparat TNI-Polri Jadi Sorotan
Sumber :
  • Tangkapan layar - instagram.com/yue_cooking

Jakarta, tvOnenews.com – Nasib pilu menimpa Sudrajat, pedagang es gabus keliling yang selama puluhan tahun mengais rezeki dari jajanan tradisional. Pria yang menjadi tulang punggung keluarga itu mengaku mengalami tindakan tidak manusiawi saat berjualan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Ayah lima anak tersebut mengaku menjadi korban dugaan kekerasan dan intimidasi oleh sejumlah oknum aparat setelah dituding menjajakan es gabus berbahan spons. Tuduhan itu berujung pada perlakuan fisik dan mental yang meninggalkan trauma mendalam bagi Suderajat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) pagi, ketika Sudrajat sedang berjualan seperti hari-hari biasa di wilayah Kemayoran. Saat itu, seorang pria datang berpura-pura menjadi pembeli dan mencoba es gabus yang dijajakan.

"Jadi dia beli kue (polisi). Saya belum tahu dia polisi. Dia nyobain esnya, enggak enak dibejek-bejek. Terus dilempar ke muka saya," katanya.

Situasi yang semula tampak biasa mendadak berubah mencekam. Sudrajat mengaku langsung mendapat intimidasi lantaran dituding menjual es berbahan spons.

Tekanan yang dialaminya tak hanya bersifat verbal. Ia mengaku dipaksa menjalani perlakuan fisik dan mental yang membuatnya trauma hingga kini.

Ia bahkan disuruh berdiri dengan satu kaki tanpa boleh berpegangan pada apa pun.

"Disuruh berdiri satu kaki. Jangan pegang apa-apa. Ganti-gantian kakinya," katanya.

Tak berhenti sampai di situ, Sudrajat mengungkapkan dirinya juga mengalami kekerasan fisik. Ia dipukul, disabet menggunakan selang, hingga ditendang dengan sepatu boot.

Akibat perlakuan tersebut, ia mengaku masih merasakan sakit di bagian pundak kanan hingga saat ini.

"Abis itu ditonjok dan disabet. Disabet pake selang sama sepatu boots. Sama tentara ditendangnya.

Sudrajat Takut Jualan

Trauma mendalam membuat Sudrajat kini takut kembali berjualan, khususnya di wilayah Kemayoran. 

Ia kembali menceritakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Usai kejadian, Suderajat sempat dibawa ke kantor kepolisian bersama sisa barang dagangannya. Ia baru diperbolehkan pulang pada Minggu (25/1/2026) dini hari.

Sebagai bentuk ganti rugi, Sudrajat menerima uang sebesar Rp 300.000. Namun, menurutnya, jumlah tersebut tidak sebanding dengan rasa sakit fisik dan trauma psikologis yang dialaminya.

Kini, ia belum berani kembali berjualan di Kemayoran karena khawatir kejadian serupa kembali terulang.

Hotman Paris Turun Tangan

Kisah Sudrajat, pedagang es gabus yang viral di media sosial memantik simpati publik. Banyak warganet mendesak pengacara kondang Hotman Paris Hutapea untuk turun tangan memberikan bantuan hukum.

Mendapat ribuan komentar di media sosial, Hotman Paris akhirnya merespons dan menyatakan kesiapannya mendampingi Suderajat tanpa biaya.

"Bapak korban yang itu penjual es kue, yang lagi rame di medsos, ribuan orang minta tolong ke Hotman untuk membantu penjual es kue ini," ucap Hotman Paris, pada Rabu (28/1/2026).

"Saya sudah posting, silahkan kalau bisa korbannya atau keluarganya menghubungi Hotman 911, dengan senang hati saya akan kirim tim pengacara, Hotman 911 punya tim pengacara di seluruh Indonesia dan tidak dibayar alias gratis," tambahnya.

Hotman Paris menegaskan bahwa pendampingan hukum tersebut murni didasari alasan kemanusiaan, bukan untuk kepentingan popularitas.

Ia juga memastikan tidak hanya satu, melainkan 10 pengacara akan diterjunkan untuk mendampingi Suderajat.

"Kalau para naga (pengusaha) bayar saya mahal, tapi kalau kalau rakyat susah seperti ini, sudah ribuan orang kita tolong dan nggak ada munafik-munafikan mencari nama, aku udah terkenal, ngapain gue mencari nama, jadi kepada penjual es kue yang di medsos lagi rame sebagai korban silahkan bapak atau anaknya atau keluarganya menghubungi tim Hotman 911," kata Hotman Paris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya akan langsung kirim 10 orang pengacara untuk menemui bapak hari ini juga kirim, hubungi kami segera,"

"Gampang kok menghubungi kita, hubungi wartawan kalau anda tidak tahu, suruh wartawannya agar hubungi saya kami akan menemui anda dan keluarga kamu, dimanapun anda mau, penjual es korban yang lagi ramai di medsos Hotman 911 siap," tegasnya. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
[Berita Foto] Perayaan Imlek Partai Demokrat, AHY: Perjuangkan Seluruh Rakyat Tanpa Memandang Latar Belakang

[Berita Foto] Perayaan Imlek Partai Demokrat, AHY: Perjuangkan Seluruh Rakyat Tanpa Memandang Latar Belakang

Partai Demokrat menggelar perayaan Tahun Baru Imlek 2557 Kongzili Tahun 2026 secara meriah di Djakarta Theater, Jakarta, pada Rabu (18/2/2026). 
Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Setyo Budiyanto Soal Isu Pengembalian UU KPK ke Versi Lama: Kami Tak Mau Terjebak dengan Urusan Perubahan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa tidak ingin terjebak terkait dengan urusan perubahan Undang-Undang.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Pusat Jual Takjil hingga Jelang Buka Puasa Jadi Jam Rawan Macet Selama Ramadhan, Polisi Lakukan Ini

Tim Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan jam rawan kepadatan lalu lintas saat bulan Ramadhan 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Pengakuan Dosa Shayne Pattynama, Aksi Emosionalnya di Laga Timnas Indonesia vs Irak

Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama akhirnya mengungkap kalimat serta gestur yang membuat wasit asal China Ma Ning, mengganjarnya kartu merah dalam laga vs -

Trending

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Detik-detik Kebakaran Terjadi di Ruang CCTV Masjid Istiqlal Saat Tarawih Perdana, 9 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran terjadi di ruang CCTV Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/2/2026) malam. Kebakaran terjadi saat shalat tarawih berlangsung.
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Media Belanda Pastikan Persib Selangkah Lagi Dapat Ronald Koeman Jr.

Kiper SC Telstar Ronald Koeman Jr. dikabarkan tengah menjalani proses negosiasi dengan Persib Bandung jelang bergulirnya Super League 2026/2027. Persib disebut
Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Setan Dikurung Saat Bulan Ramadhan, Kenapa Manusia Masih Berbuat Dosa? Simak Penjelasannya

Sebagian umat Islam percaya bahwa saat bulan Ramadhan tiba, setan-setan dibelenggu. Namun, masih banyak orang yang tetap melakukan perbuatan dosa. Kok Bisa?
Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Profil Wasit Persib Bandung Vs Ratchaburi FC Majed Mohammed Alshamrani, Pengandil yang Gagalkan Timnas Indonesia ke Olimpiade

Majed Mohammed Al-Shamrani akan menjadi pengandil di laga penentu Persib melawan Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026). 
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT