News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

29 Desa Hilang Diterjang Banjir dan Longsor, Mendes Sebut Ada yang Berubah Jadi Sungai

Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghapus wilayah desa secara permanen
Selasa, 27 Januari 2026 - 16:04 WIB
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga menghapus wilayah desa secara permanen.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengungkapkan, puluhan desa di Aceh dan Sumatera Utara kini dinyatakan hilang akibat bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Yandri saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (27/1/2026).

Ia menegaskan, desa yang hilang bukan sekadar rusak, tetapi wilayahnya sudah tidak lagi ada.

“Desa yang wilayahnya hilang terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” kata Yandri.

Ia menjelaskan, desa-desa tersebut kehilangan wilayah kerja pemerintahan hingga sarana prasarana pelayanan publik akibat banjir dan longsor.

“Desa yang hilang adalah desa wilayah kerja, sarana prasarana bagi pemerintahan desa dan pelayanan publik hilang terdampak bencana banjir dan longsor,” ujarnya.

Bahkan, Yandri menyebut ada desa yang berubah fungsi menjadi aliran sungai akibat pergeseran alur saat banjir besar melanda.

“Desa-desanya ada yang menjadi sungai, Pak Ketua. Jadi banyak desa yang selama ini ada di sempadan sungai, ketika banjir, sungai pindah ke desa itu. Jadi desanya benar-benar hilang,” ungkapnya.

Meski wilayah desa lenyap, Yandri menegaskan penduduk dan aparatur desa masih ada dan kini mengungsi.

“Tapi penduduknya, termasuk kepala desanya dan perangkat lainnya tetap ada, mengungsi,” katanya.

Berdasarkan data terakhir per 12 Januari 2026, tercatat sebanyak 29 desa di enam kabupaten/kota kehilangan wilayahnya akibat bencana.

“Jumlah desa yang hilang wilayahnya sebanyak 29 desa di 6 kabupaten/kota,” ujar Yandri.

Rinciannya, sebanyak 21 desa berada di Provinsi Aceh dan delapan desa di Sumatera Utara. Sementara di Sumatera Barat, tidak ditemukan desa yang wilayahnya hilang.

“Di Aceh ada 21 desa. Ini benar-benar hilang. Ada yang jadi sungai, ada yang tertimbun lumpur. Termasuk bangunannya dan sarana-prasarananya sudah enggak ada sama sekali. Di Sumut ada 8 desa,” jelasnya.

Yandri mengakui penanganan desa yang hilang ini menjadi pekerjaan rumah terberat bagi Kementerian Desa.

“Jadi ini mungkin yang PR terberat di kami,” ucapnya.

Untuk penanganan, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari koordinasi lintas kementerian hingga relokasi desa ke wilayah yang aman.

“Kami mengoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga, karena kami tetap mengacu kepada Keppres Nomor 1 Tahun 2026 di mana Pak Mendagri sebagai Ketua Satgas,” kata Yandri.

Langkah lainnya meliputi pemetaan ulang desa, penyediaan lahan relokasi, hingga rekonstruksi sarana dan prasarana dasar.

“Untuk memastikan bahwa kalau terjadi relokasi, desanya aman, tidak lagi terancam banjir atau longsor,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pemulihan ekonomi desa melalui penguatan UMKM, BUMDes, koperasi desa, hingga pasar desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemulihan ekonomi ini penting di tingkat desa nanti,” pungkasnya.

(rpi/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT