News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Normalisasi Sungai, Pramono Jadikan Ciliwung, Krukut, Cakung Lama sebagai Benteng Banjir Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai langkah besar penanganan banjir jangka panjang dengan menargetkan normalisasi tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung,
Senin, 26 Januari 2026 - 15:56 WIB
Normalisasi Sungai, Pramono Jadikan Ciliwung, Krukut, Cakung Lama sebagai Benteng Banjir Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews - Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai langkah besar penanganan banjir jangka panjang dengan menargetkan normalisasi tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, dan Kali Cakung Lama.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai upaya strategis untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di Ibu Kota yang selama ini masih rentan terhadap curah hujan ekstrem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan normalisasi tiga sungai tersebut menjadi prioritas utama dalam agenda pengendalian banjir Jakarta.

“Jakarta akan melakukan normalisasi untuk tiga sungai utama. Yang pertama adalah Ciliwung, yang kedua Krukut, yang ketiga adalah Cakung Lama,” ujar Pramono kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Ia menegaskan proses pengambilan keputusan terkait normalisasi sungai tidak boleh berlarut-larut.

“Dan saya sudah minta untuk segera ini diputuskan,” kata dia.

Menurut Pramono, penanganan Sungai Ciliwung akan menjadi langkah awal yang segera dieksekusi melalui kerja sama dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Normalisasi akan disertai pembangunan tanggul sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di kawasan hulu hingga hilir.

“Kalau yang Ciliwung sudah segera dimulai dengan pemerintah pusat, dengan PU, untuk membuat tanggul dan sebagainya. Sedangkan untuk Krukut dan Cakung Lama kita mulai tahun ini,” jelas Pramono.

Sementara itu, normalisasi Sungai Krukut dan Kali Cakung Lama dirancang sebagai strategi penanganan jangka menengah yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun ini. Pramono menilai langkah tersebut penting untuk memperkuat sistem mitigasi banjir secara bertahap dan berkelanjutan.

“Nah, kalau itu bisa dilakukan saudara-saudara sekalian, maka menengahnya kita sudah melakukan antisipasi,” ucapnya.

Meski demikian, Pramono mengingatkan bahwa normalisasi sungai bukan solusi tunggal. Ia menegaskan Jakarta tetap memiliki risiko banjir, terutama saat curah hujan berada pada level ekstrem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Walaupun tetap yang namanya Jakarta itu kalau curah hujannya di atas 200 pasti terus ada penanganan banjir,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan penanganan banjir akan terus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari langkah struktural seperti normalisasi sungai hingga kesiapsiagaan operasional untuk menghadapi potensi hujan dengan intensitas tinggi. (agr/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral