News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Penyakit TB Ginjal yang Dialami Lucky Element Sebelum Meninggal Dunia, Ini Gejala dan Penanganannya

Lucky Element meninggal dunia akibat TB ginjal. Kenali apa itu TB ginjal, gejala, cara penanganan, serta langkah pencegahan agar tidak berujung fatal.
Senin, 26 Januari 2026 - 13:33 WIB
Lucky Widja atau Lucky Element
Sumber :
  • Instagram @luckywidja

Jakarta, tvOnenews.com – Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Musisi Lucky Element dikabarkan meninggal dunia pada Minggu malam, 25 Januari 2026, di RS Halim, Jakarta. Kepergian Lucky Element mengejutkan publik, terutama setelah diketahui bahwa ia telah lama berjuang melawan penyakit TB ginjal sejak 2022.

Lucky Element, yang memiliki nama lengkap Lucky Widja, sebelumnya mengungkapkan kondisi kesehatannya melalui sebuah wawancara di kanal YouTube. Dalam pengakuannya, Lucky Element menyebut tuberkulosis yang dideritanya tidak hanya menyerang ginjal, tetapi juga seluruh saluran kemih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gue kena namanya TB ginjal, tuberkulosis ginjal. Tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua,” ujar Lucky Element dalam pernyataannya.

Kondisi Lucky Element disebut menurun drastis karena terlambat menjalani cuci darah, hingga akhirnya mengalami sesak napas. Kasus Lucky Element ini pun membuka perhatian publik terhadap penyakit TB ginjal, yang selama ini kurang dikenal dibandingkan tuberkulosis paru.

Apa Itu TB Ginjal?

TB ginjal adalah infeksi ginjal yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yaitu bakteri yang sama penyebab tuberkulosis paru. Pada banyak kasus, bakteri tersebut menyebar dari paru-paru melalui aliran darah, lalu menginfeksi organ lain, termasuk ginjal dan saluran kemih.

Dalam dunia medis, kondisi ini sering disebut sebagai TB genitourinaria karena dapat menyerang beberapa organ sekaligus, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, hingga organ reproduksi. Seperti yang dialami Lucky Element, infeksi TB ginjal bisa melibatkan hampir seluruh saluran kemih.

Infeksi biasanya bermula di bagian korteks ginjal dan perlahan menyebar ke bagian dalam ginjal. Jika tidak ditangani dengan baik, TB ginjal berisiko menyebabkan pembengkakan, kerusakan jaringan ginjal, hingga berujung pada gagal ginjal stadium akhir.

Seberapa Berbahaya TB Ginjal?

Kasus Lucky Element menunjukkan bahwa TB ginjal bukan penyakit ringan. Tanpa pengobatan yang tepat dan teratur, TB ginjal dapat menimbulkan komplikasi serius, antara lain:

  • Kerusakan permanen pada jaringan ginjal

  • Penurunan fungsi ginjal secara bertahap

  • Penyebaran infeksi ke kandung kemih dan organ lain

  • Risiko gagal ginjal yang memerlukan cuci darah rutin

Karena itu, deteksi dini menjadi kunci penting agar TB ginjal tidak berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa seperti yang dialami Lucky Element.

Gejala TB Ginjal yang Perlu Diwaspadai

Gejala TB ginjal sering kali tidak khas dan muncul secara perlahan, sehingga kerap disalahartikan sebagai infeksi saluran kemih biasa. Beberapa gejala yang umum dialami penderita TB ginjal, termasuk seperti yang diungkap Lucky Element, antara lain:

  • Buang air kecil berdarah (hematuria)

  • Nyeri atau rasa panas saat buang air kecil

  • Frekuensi buang air kecil meningkat, termasuk di malam hari

  • Nyeri pinggang atau perut bagian bawah

  • Urine mengandung nanah, protein, atau sel darah putih

  • Gejala umum TB seperti demam, keringat malam, berat badan turun, batuk, dan tubuh lemas

Jika keluhan-keluhan tersebut berlangsung lama dan tidak membaik dengan pengobatan biasa, pemeriksaan lebih lanjut sangat dianjurkan untuk menyingkirkan kemungkinan TB ginjal.

Penanganan dan Pengobatan TB Ginjal

TB ginjal pada dasarnya dapat diobati, asalkan terdeteksi lebih awal dan pasien patuh menjalani terapi. Pengobatan standar menggunakan kombinasi antibiotik antituberkulosis, antara lain:

  • Fase awal (2 bulan): isoniazid, rifampisin, pyrazinamide, dan ethambutol

  • Fase lanjutan (4 bulan): isoniazid dan rifampisin

Total durasi pengobatan biasanya minimal enam bulan. Jika terjadi resistensi obat, terapi lini kedua dapat berlangsung hingga delapan bulan atau lebih. Pada pasien dengan kondisi tertentu, seperti HIV, dokter dapat menyesuaikan jenis obat yang digunakan.

Selain obat, pada kondisi berat seperti penyempitan saluran kemih, kerusakan ginjal berat, atau infeksi yang tidak merespons terapi, dokter dapat merekomendasikan tindakan operasi, termasuk perbaikan saluran kemih atau pengangkatan sebagian ginjal.

Pelajaran dari Kasus Lucky Element

Kisah Lucky Element menjadi pengingat penting bahwa tuberkulosis tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa mengenai ginjal dan organ lain. TB ginjal yang tidak terdeteksi sejak dini dapat berkembang menjadi gagal ginjal, bahkan berujung pada kematian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gangguan berkemih yang berkepanjangan, nyeri pinggang, atau gejala TB lainnya. Kepatuhan menjalani pengobatan dan kontrol rutin juga sangat penting agar penyakit tidak semakin parah.

Kepergian Lucky Element menjadi duka bagi dunia musik Indonesia sekaligus peringatan akan bahaya TB ginjal yang kerap luput dari perhatian. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan segera mendapatkan penanganan yang tepat sebelum terlambat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral