News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Shock Saat Suami Dijadikan Tersangka Usai Membelanya dari Jambret, Komisioner Kompolnas: Sangat Disayangkan

Nasib malang menimpa seorang pria bernama Hogi Minaya (44) yang ditetapkan sebagai tersangka usai menyelamatkan istrinya dari tindak kriminal Jambret di Sleman
Minggu, 25 Januari 2026 - 22:53 WIB
Arista Minaya, Istri yang suaminya menjadi tersangka usai selamatkannya dari Jambret di Sleman
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

tvOnenews.com - Nasib malang menimpa seorang pria bernama Hogi Minaya (44) karena ditetapkan sebagai tersangka usai menyelamatkan istrinya dari tindak kriminal Jambret, di Sleman, D.I.Yogyakarta.

Hogi Minaya (44) ditetapkan jadi tersangka atas kecelakaan yang menewaskan dua pelaku jambret yang telah mengambil tas milik istrinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Istri Hogi, Arista Minaya (39) mengungkapkan bahwa sang suami berusaha mengejar jambret untuk mengambil kembali tas milik istrinya. 

Sebab, dalam tas tersebut berisi sejumlah barang berharga seperti handphone serta surat penting lainnya. 

Akibat dipepet oleh mobil Hogi, motor yang dikendarai penjambret hilang kendali sehingga naik ke trotoar dan pelaku terpental ke jalan. Kedua pelaku dinyatakan meninggal dunia. 

Arsita Minaya, istri yang suaminya jadi tersangka karena mengusir penjambret
Arsita Minaya, istri yang suaminya jadi tersangka karena mengusir penjambret
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Dalam kasus ini, Komisioner Kompolnas Yusuf Warsyim menjelaskan bahwa seseorang bila melakukan pembelaan dari tindak kejahatan terdapat dua hal yang dilindungi, yaitu menyelamatkan nyawa dan harta benda.

Berdasarkan penjelasan dari Arista, menurut Yusuf Warsyim, sang suami berupaya untuk menyelamatkan harta bendanya. 

Sehingga ia berpikir, Hogi akan berhenti mengejar jambret apabila tas tersebut dilempar kembali oleh pelaku.

“Penjelasan dari pihak istri itu sebenarnya yang dilakukan suamikan berupaya untuk menyelamatkan harta bendanya,” ungkap Yusuf Wasyim pada tayangan Apa Kabar Indonesia Malam, Sabtu (24/1/2026).

“Setidaknya dari kronologi yang disampaikan ibu Arista, apabila kita imajinasikan si pelaku jambret melemparkan tasnya yang menjadi motif (niat) yang dilakukan oleh suami ibu Arista. Maka kita imajinasikan (suami) berhenti mengejar,” sambungnya menjelaskan.

Artinya, motif dari suami Arista diduga berupaya melakukan pembelaan diri untuk menyelamatkan harta bendanya dari Jambret.

Namun kenyataannya, harta benda terus dibawa oleh pelaku yang kemudian menimbulkan kecelakaan.

Ketika Hogi ditetapkan sebagai tersangka, maka diduga kecelakaan ini disebabkan oleh suami ibu Arista. 

“Pertanyaannya, apakah motifnya ada?” tanya Yusuf.

Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim
Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyim
Sumber :
  • Youtube Diskursus Net

Dalam kasus ini, terdapat dua peristiwa yang ditangani pihak kepolisian.

Kasus pertama yaitu pelaku atau jambret yang diproses oleh reskrim, namun lantaran kedua pelaku sudah meninggal dunia maka pihak kepolisian menghentikan penyidikannya atau dikeluarkan SP3.

Kasus kedua yaitu kasus kecelakaan yang menyebabkan dua penjambret meninggal dunia.

“Urusan kecelakaan ini di Lantas. Tapi sangat disayangkan,” kata Komisaris Kompolnas itu.

Yusuf menilai terlihat motif dari Hogi yaitu pembelaan untuk menyelamatkan harta bendanya. 

Maka penyidik harus kembali melihat motifnya sebelum melakukan penetapan tersangka. 

“Meski di dalam fakta-fakta penyidikan oleh penyidik lantas Polresta Sleman itu dilakukan traffic analisis, olah TKP, katakanlah sengaja menabrakkan atau memepetkan. Tapi sekali lagi apakah ada niat, niatnya apa dulu,” jelas Yusuf Wasyim.

“Selain menyelamatkan nyawanya, dalam hal ini korban terselamatkan. Tapi yang ingin diselamatkan kedua itu adalah harta benda,” pungkasnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun pihak kepolisian tidak melakukan penahanan terhadap Hogi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penetapan tersangka bukan karena laporan dari keluarga penjambret yang tewas, melainkan untuk mendapatkan kepastian hukum. 

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral