Spekulasi Lula Lahfah Meninggal Dunia Berseliweran, Polisi Akui Ada Seorang Dokter Datangi Apartemen Kekasih Reza Arap
- YouTube yb
Jakarta, tvOnenews.com - Meninggalnya selebgram Lula Lahfah masih menyisakan tanda tanya besar usai sejumlah kabar berseliweran mengenai penyebab dari hilangnya nyawa sang kekasih hati dari Reza Arap.
Diketahui, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan.
Kabar meninggalnya selebgram itu pun sontak viral di media sosial hingga tersebar sejumlah penyebab hingga kondisi terakhir Lula Lahfah saat ditemukan meninggal dunia.
Bahkan, sempat ramai menjadi bahan perbincangan netizen jika Lula Lahfah meninggal dunia akibat overdosis penggunaan obat-obatan terlarang.

- Instagram/lulalahfah
Sontak kabar tersebut turut dibantah oleh pihak keluarga almarhumah hingga rumah sakit yang menangani Lula Lahfah saat kondisi kritis.
"Kami perlu tegaskan berdasarkan data klinis dan hasil laboratorium, tidak ditemukan indikasi intoksikasi obat atau zat terlarang. Penyebab utamanya adalah gangguan irama jantung fatal yang dipicu oleh kondisi fisik yang sangat drop," kata dr. Haryanto kepada awak media, Jakarta, Sabtu (24/1/2026).
Kendati demikian sempat beredar kabar jika seorang dokter mendatangi appartemen yang didiami Lula Lahfah saat ditemukan meninggal dunia.
Kabar itu santer melalui kabar viral di media sosial unggahan surat hasil medis yang menjadi penyebab meninggalnya Lula Lahfah saat berada di apartemen bilangan Jakarta Selatan tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan mengkonfirmasi kebenaran surat tersebut.
Budi mengatakan jika terdapat seorang dokter yang datang ke apartemen Lula Lahfah sesuai surat keterangan hasil medis yang beredar luas di media sosial.
"Dokter yang datang," jawab I Putu Yuni kepada tvOnenews.com saat menjawab soal beredarnya surat tersebut.
Di tengah spekalusi penyebab kematiannya, pihak keluarga memilih langsung memakamkan jenazah Lula Lahfah.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah mengatakan hingga saat ini penyebab Lula meninggal belum diketahui. Hal ini dikarenakan dari pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.
“Dari orang tuanya ada surat untuk tidak dilakukan autopsi. Sementara demikian (Penyebab meninggalnya belum diketahui karena ada penolakan autopsi),” ucap Iskandarsyah, saat dihubungi, Sabtu (24/1/2026).
Lebih lanjut mengenai adanya temuan surat rawat jalan milik yang bersangkutan saat olah tempat kejadian perkara (TKP), dan beredarnya surat kematian, Iskandarsyah juga belum menjelaskan secara detail.
“Info yang saya terima dari Polsek mengenai dokumen kesehatan saja. Dijelaskan dalam UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Pasal 57 ayat (1); Setiap orang berhak atas rahasia kondisi kesehatan pribadinya yang telah dikemukakan kepada penyelenggara pelayanan kesehatan,” terang Iskandarsyah.
Sementara itu, Iskandarsyah menegaskan, hingga saa ini pihaknya masih melakukan koordinasi dan mengumpulkan bukti-bukti, untuk meperjelas peristiwa yang terjadi.
“Kami masih proses mengumpulkan informasi tambahan dan berkoordinasi dengan rumah sakit yang melakukan penanganan,” terang Iskandarsyah.
Sebelumnya, Polisi mengungkap fakta baru dibalik meninggalnya selebgram Lula Lahfah yang ditemukan di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026) malam.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” kata Murodih, kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).
Sementara itu Mudorih menyebutkan, korban ditemukan dalam kondisi terlentang di kasur.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang dikasur berselimut putih, memakai baju kaos putih, dan celana pendek warna hitam,” tuturnya.
Selanjutnya, korban dibawa ke RS Fatmawati untuk dilakukan pemeriksaan dan diketahui penyebab kematiannya.
“Pukul 21.20 WIB, jenazah dibawa ke RS Fatmawati,” ungkap Murodih.(ars/raa)
Load more