News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Aksesibilitas Gim Nasional di Pasar Lokal, Wamendag: Perlu Kita Sosialisasikan

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemerintah mendorong komunitas pecinta gim lokal untuk menyosialisasikan gim buatan
Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:03 WIB
Dorong Aksesibilitas Gim Nasional di Pasar Lokal, Wamendag: Perlu Kita Sosialisasikan
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemerintah mendorong komunitas pecinta gim lokal untuk menyosialisasikan gim buatan anak bangsa di pasar Indonesia agar dampak komersialisasinya bisa dirasakan di negeri sendiri.

“Masih banyak sekali game Indonesia yang perlu kita sosialisasikan ke orang kita sendiri. Teman-teman di sini mempunyai peran, bukan hanya sebagai user, sebagai orang yang minat terhadap game nasional kita, tapi juga mempunyai peran tambahan, yaitu bagaimana kalian dengan cara yang kreatif bisa menyebarluaskan informasi ini,” beber Wamendag dalam acara pembukaan Lapakgaming Battle Arena Series 3 “Beyond the Battle” di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan ia menjelaskan event yang diselenggarakan Lapakgaming di bawah naungan BUKA Group selain bertujuan menyatukan komunitas pecinta gim, juga sebagai wadah untuk memamerkan potensi gim lokal yang sebenarnya tidak kalah bersaing dari kualitas gim luar.

"Banyak gim buatan Indonesia ternyata justru lebih diminati dan banyak diunduh di luar negeri ketimbang di negara sendiri," katanya.

Dyah Roro mengatakan Indonesia merupakan negara ketiga di Asia yang memiliki jumlah unduhan game terbanyak dan memiliki 192 juta gamer, atau sekitar 43 persen dari total gamer di Asia Tenggara.  Potensi pasar domestik dari gim juga cukup tinggi namun masih didominasi oleh gim asing sebesar 99,5 persen.

Ini menyebabkan dampak komersialisasinya seringkali tidak dirasakan para pengembang gim nasional karena masih minimnya ruang publikasi dan sosialisasi.

“Potensi pasar domestik kita juga sebetulnya masih memiliki ruang untuk kita monetize. Dan baru sekitar 57 persen pengguna game di Indonesia yang berpartisipasi secara komersial, ataupun melakukan pembelanjaan. Jadi ini masih banyak sekali ruang yang bisa kita isi dan saya yakin insya Allah melalui kolaborasi, melalui kegiatan seperti ini, ini bisa menjadi titik awal,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan selain soal kreativitas atau kualitas dari produk, akses terhadap etalase digital, visibilitas distribusi, dan mekanisme monetisasi yang sesuai dengan karakter konsumen Indonesia menjadi cara yang bisa dilakukan untuk membangkitkan potensi gim nasional.

Melalui acara yang melibatkan komunitas gaming, diharapkan gim lokal bisa disebarluaskan melalui koneksi antarkomunitas dan mengamankan pasar nasional. Kolaborasi dengan pemerintah juga diperlukan untuk memperluas akses gim nasional ke global agar ekosistem industri gim Indonesia bisa berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi kepada bangsa. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral