News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Karawang Meluas ke 20 Kecamatan, Pemkab Minta Warga di Bantaran Sungai Segera Mengungsi

Banjir Karawang merendam 9.650 rumah di 20 kecamatan. Pemkab Karawang meminta warga di bantaran sungai segera mengungsi demi keselamatan.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:37 WIB
Banjir Karawang
Sumber :
  • Antara

Karawang, tvOnenews.com - Banjir besar kembali melanda Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang meminta seluruh warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Citarum dan Sungai Cibeet untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman, menyusul status kedua sungai yang telah berada pada level awas.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan, status awas ditetapkan sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 01.20 WIB. Kondisi tersebut membuat potensi banjir semakin tinggi, terutama di wilayah yang berada di dekat aliran sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejak dini hari tadi, status Sungai Citarum dan Cibeet sudah awas. Karena itu, semua warga yang tinggal dekat aliran sungai harus segera mengungsi demi keselamatan,” kata Aep di Karawang, Sabtu (24/1/2026).

Pemkab Karawang bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memastikan proses evakuasi warga di wilayah rawan banjir telah dilakukan. Tim gabungan diterjunkan ke berbagai titik untuk membantu warga berpindah ke lokasi yang lebih aman serta mendirikan pos-pos pengungsian.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang per Jumat malam (23/1) pukul 21.00 WIB, banjir di wilayah Karawang terus meluas. Dari sebelumnya hanya 13 kecamatan, kini jumlah wilayah terdampak meningkat menjadi 20 kecamatan dari total 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang.

Hingga Sabtu pagi, banjir dilaporkan telah merendam sedikitnya 9.650 rumah yang tersebar di 58 desa dan kelurahan. Jumlah warga terdampak mencapai 10.927 kepala keluarga (KK), dengan total 31.601 jiwa dewasa, 969 balita, 111 bayi, serta 599 lanjut usia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.198 warga telah mengungsi di sejumlah titik pengungsian yang disiapkan pemerintah daerah.

BPBD Karawang mencatat, wilayah terparah terdampak banjir berada di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat. Di kawasan tersebut, ketinggian air dilaporkan hampir mencapai dua meter, sehingga aktivitas warga lumpuh total dan banyak rumah terendam hingga atap.

Berikut daftar 20 kecamatan di Kabupaten Karawang yang saat ini terdampak banjir:

  • Kecamatan Karawang Timur (Adiarsa Timur, Plawad, Palumbonsari)

  • Kecamatan Karawang Barat (Karangpawitan, Mekarjati, Tanjungpura, Tanjungmekar, Karawang Kulon, Adiarsa Barat)

  • Kecamatan Rengasdengklok (Kertasari, Rengasdengklok Utara, Kalangsari, Rengasdengklok Selatan)

  • Kecamatan Klari (Duren, Pancawati)

  • Kecamatan Telukjambe Barat (Karangligar)

  • Kecamatan Telukjambe Timur (Sukamakmur)

  • Kecamatan Cilamaya Wetan (Tegalwaru, Rawagempol Kulon, Rawagempol Wetan, Sukatani, Sukakerta, Mekarmaya, Muara)

  • Kecamatan Cilamaya Kulon (Bayur Kidul, Sukamulya, Kiara)

  • Kecamatan Banyusari (Cicinde Selatan)

  • Kecamatan Kotabaru (Pangulah Utara)

  • Kecamatan Tirtamulya (Citarik, Kamulang)

  • Kecamatan Jatisari (Sukamekar)

  • Kecamatan Telagasari (Kalisari)

  • Kecamatan Tirtajaya (Kutamakmur, Tambaksumur, Srikamulyan)

  • Kecamatan Rawamerta (Pasirawi, Mekarjaya, Sukamerta, Sukapura, Pasirkaliki, Panyingkiran, Purwamekar, Balongsari)

  • Kecamatan Majalaya (Majalaya, Pasir Jengkol)

  • Kecamatan Lemahabang (Pulojaya)

  • Kecamatan Purwasari (Sukasari)

  • Kecamatan Tempuran (Lemahsubur, Dayeuhluhur, Purwajaya, Jayanegara, Lemahkarya, Pagadungan, Tanjungjaya, Lemahmakmur)

  • Kecamatan Kutawaluya (Sindangmukti)

Bupati Aep kembali mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan segera meninggalkan rumah jika berada di wilayah rawan banjir. Menurutnya, langkah tersebut penting demi menjaga keselamatan warga di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami meminta seluruh warga Karawang mengikuti perintah tim evakuasi di lapangan demi kesehatan dan keselamatan bersama,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana banjir, mulai dari BPBD Karawang, TNI-Polri, tenaga kesehatan, hingga relawan kemanusiaan yang terus bekerja tanpa mengenal waktu.

Pemkab Karawang memastikan akan terus memantau perkembangan debit air sungai serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan banjir dan pemulihan wilayah terdampak. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral