News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawaban Santai KDM soal TPP PNS Pemporv Jabar yang Tak Kunjung Cair

Menanggapi kabar belum cairnya TPP PNS Pemporv Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) membenarkan informasi tersebut. Ia -
Jumat, 23 Januari 2026 - 15:17 WIB
Kolase foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) - ilustrasi PNS
Sumber :
  • Tangkapan layar - ANTARA

tvOnenews.com — Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga kini belum juga dicairkan. Total ASN yang terdampak mencapai puluhan ribu orang, terdiri dari 25.736 Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta 731 Calon PNS (CPNS).

Padahal, TPP biasanya diterima secara rutin setiap tanggal 13 setiap bulannya langsung ke rekening masing-masing pegawai. Namun hingga saat ini, pencairan tersebut belum terealisasi dan memicu keresahan di kalangan ASN Pemprov Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) membenarkan informasi tersebut.

"Berita itu 100 persen benar. Pemprov Jabar belum bisa membayar TPP disebabkan karena persetujuan dari Kemendagri belum turun," kata Dedi Mulyadi di akun Instagram @dedimulyadi71, dikutip tvOnenews.com Jumat (23/1/2026).

KDM pun menambahkan pernyataan bernada gurauan terkait kondisi tersebut.

"Meskipun andai sudah cair pasti tidak masuk kantong karena mayoritas sudah dipotong oleh BJB karena cicilan pinjaman," tutup KDM sambil bergurau.

Ilustrasi PNS.
Ilustrasi PNS.
Sumber :
  • Antara

Besaran TPP yang diterima setiap PNS dan CPNS bervariasi. Penentuan nominal didasarkan pada sejumlah indikator, seperti beban kerja, prestasi kerja, kondisi kerja, kelangkaan profesi, hingga pertimbangan objektif lainnya. Nominal tertinggi TPP mencapai Rp 44.920.000 per bulan, sementara yang terendah sebesar Rp 748.000 per bulan.

Anggaran TPP tersebut bersumber dari APBD Jawa Barat dengan nilai mencapai miliaran rupiah setiap bulannya. Belum cairnya TPP ini pun menjadi perbincangan luas di internal ASN karena tidak sesuai dengan jadwal pencairan rutin.

Berdasarkan data per 31 Desember 2025, jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tercatat sebanyak 52.017 orang.

Dari jumlah tersebut, PNS mencapai 25.736 orang atau 49,48 persen, PPPK sebanyak 25.550 orang atau 49,12 persen, serta CPNS berjumlah 731 orang atau 1,41 persen.

Ketentuan pemberian TPP bagi PNS dan CPNS Pemprov Jawa Barat mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 10 Tahun 2022, yang ditetapkan pada 23 Februari 2023 dan ditandatangani Gubernur Ridwan Kamil.

Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa setiap PNS berhak menerima TPP. Besaran TPP ditentukan berdasarkan beban kerja, prestasi kerja, kondisi kerja, kelangkaan profesi, serta pertimbangan objektif lainnya, dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Selain PNS, CPNS juga memperoleh TPP berdasarkan beban kerja. Seluruh pembayaran TPP bagi PNS dan CPNS dibebankan kepada APBD Provinsi Jawa Barat.

Untuk kategori TPP berdasarkan beban kerja, nominal yang diterima sangat bervariasi. TPP tertinggi mencapai Rp 44.920.000 per bulan.

Terdapat pula ASN yang menerima Rp 38.100.000 per bulan. Untuk jabatan kepala dinas, TPP berkisar antara Rp 36.010.000 hingga Rp 37.825.000, sementara kepala biro menerima sekitar Rp 32.490.000.

Jabatan kepala bagian memperoleh TPP sebesar Rp 22.480.000 hingga Rp 23.960.000. Untuk jabatan kasubbag, TPP tercatat sebesar Rp 16.430.000, sedangkan kasubbidang dan kasi menerima Rp 14.945.000.

Jabatan fungsional menerima TPP mulai dari Rp 15.605.000 hingga Rp 25.175.000, sementara jabatan fungsional lainnya berkisar antara Rp 4.440.000 hingga Rp 21.930.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun CPNS pada jabatan pelaksana menerima TPP mulai dari Rp 3.592.000 hingga Rp 8.432.000 per bulan.

Selain itu, TPP juga dapat diberikan berdasarkan kondisi kerja, kelangkaan profesi, dan pertimbangan objektif lainnya dengan nilai yang berbeda-beda.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral