News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meikarta Disiapkan Jadi Rusun Subsidi, Gubernur Jabar KDM Dukung Hunian Terjangkau untuk Warga

Pemprov Jabar mendukung Meikarta dijadikan rusun subsidi. Proyek ini menargetkan hunian terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah mulai 2026.
Jumat, 23 Januari 2026 - 13:54 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi KDM).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungan terhadap rencana pemanfaatan kawasan Meikarta sebagai lokasi pembangunan rumah susun (rusun) subsidi untuk masyarakat menengah ke bawah. Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis di tengah keterbatasan lahan perkotaan, sekaligus upaya mengubah kawasan Meikarta menjadi hunian vertikal yang bermanfaat bagi publik.

Dukungan tersebut mengemuka setelah pertemuan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung, Kamis (22/1/2026). Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat mempercepat perizinan serta menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah agar kawasan Meikarta bisa segera dimanfaatkan secara optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami ingin persoalan Meikarta diselesaikan dengan solusi yang berpihak kepada masyarakat. Setelah dipastikan clean and clear, kawasan ini memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi hunian vertikal yang bermanfaat bagi rakyat,” ujar Maruarar Sirait dalam keterangan tertulis, Jumat (23/1/2026).

Koordinasi dengan KPK, Pastikan Lahan Bersih

Sebelum bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Maruarar Sirait diketahui telah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lahan di kawasan Meikarta berada dalam kondisi bersih dan bebas dari persoalan hukum, sehingga proses pembangunan rusun subsidi dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Menurut Ara, kepastian status lahan menjadi syarat utama agar pembangunan perumahan rakyat berjalan sesuai aturan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang nantinya akan menempati hunian tersebut.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pemerintah pusat optimistis rencana transformasi Meikarta dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari program penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah.

Konsep Apartemen Terjangkau

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa konsep hunian di kawasan Meikarta tidak sekadar berupa rusun subsidi konvensional, melainkan apartemen terjangkau dengan fasilitas yang memadai dan lingkungan yang tertata.

“Ini bukan sekadar rusun, tapi apartemen untuk masyarakat menengah ke bawah. Konsep seperti ini akan kami dorong menjadi model percontohan di Bandung dan Bandung Raya sebagai solusi keterbatasan lahan,” ujar Dedi Mulyadi.

Ia menilai, pengembangan hunian vertikal di kawasan strategis seperti Meikarta dapat menjadi solusi jangka panjang bagi persoalan backlog perumahan di wilayah perkotaan Jawa Barat, khususnya di kawasan penyangga Jakarta.

Pengembang Siapkan 20 Hektare Lahan

Di sisi lain, pihak pengembang Meikarta menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program pemerintah tersebut. Saat ini, pengembang telah menyiapkan dua lokasi lahan dengan total luas sekitar 20 hektare yang berpotensi menampung hingga 100.000 unit rumah susun subsidi.

Rencana pembangunan rusun di kawasan Meikarta ditargetkan mulai berjalan pada April 2026. Proyek ini diharapkan mampu menyediakan hunian vertikal yang layak, terjangkau, serta berkelanjutan bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses rumah di wilayah perkotaan.

Pemerintah menilai, pemanfaatan lahan Meikarta sebagai rusun subsidi tidak hanya menjawab kebutuhan hunian, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut secara produktif dan berpihak kepada masyarakat.

Transformasi Meikarta Jadi Hunian Rakyat

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pengembang ini dipandang sebagai momentum penting untuk mengubah citra Meikarta dari kawasan bermasalah menjadi contoh transformasi pembangunan perumahan rakyat yang berkeadilan.

Dengan pendekatan hunian vertikal yang terintegrasi, pemerintah berharap kawasan Meikarta ke depan dapat menjadi model pengembangan perumahan subsidi di wilayah perkotaan dengan kepadatan tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, percepatan perizinan dan sinkronisasi kebijakan lintas sektor juga dinilai krusial agar proyek rusun subsidi di Meikarta dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat menengah ke bawah.

Jika rencana ini berjalan sesuai jadwal, kawasan Meikarta berpotensi menjadi salah satu pusat hunian vertikal terbesar di Jawa Barat yang menyediakan rumah layak huni dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung agenda nasional dalam pengurangan backlog perumahan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral