News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Pesantren Tak Terdata Kemenag, BGN Khawatir Anak-Anak Luput Tak Dapat MBG

BGN mengungkap masih banyak pesantren di berbagai daerah yang belum resmi terdata di Kementerian Agama.
Selasa, 20 Januari 2026 - 13:02 WIB
RDP Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026)
Sumber :
  • Rika Pangesti-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap masih banyak pesantren di berbagai daerah yang belum resmi terdata di Kementerian Agama (Kemenag).

Kondisi ini dinilai berisiko membuat ribuan santri luput dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menegaskan pendataan ulang menjadi langkah krusial agar bantuan negara tidak salah sasaran maupun meninggalkan kelompok rentan.

“Ini penting sekali karena perlu bapak/ibu ketahui bahwa banyak pesantren yang tidak terdata di Kementerian Agama dan itu adalah penerima manfaat,” kata Dadan dalam RDP bersama Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026).

Menurut Dadan, persoalan pendataan tidak hanya menyangkut pesantren, tetapi juga berdampak pada akurasi jumlah penerima manfaat secara nasional.

Oleh karena itu, BGN melakukan pengecekan detail jumlah penerima MBG yang belum terlayani.

“Kita melakukan pengecekan secara detail jumlah penerima manfaat yang belum menerima MBG berkoordinasi dengan stakeholder,” ujarnya.

Upaya ini dilakukan seiring dengan penataan ulang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kebijakan penutupan portal mitra secara permanen.

Saat ini, jumlah SPPG yang telah beroperasi mencapai 21.102 unit dengan ribuan calon mitra masih dalam proses verifikasi.

“Kami perlu sampaikan bahwa SPPG yang sudah operasional mencakup 21.102 SPPG dan ada potensi penambahan data terverifikasi dalam sistem kami yang masih tercatat 14.145,” beber Dadan.

Ia menyebut total mitra yang tercatat dalam portal mencapai 35.247 jauh melampaui target nasional pembentukan SPPG.

“Padahal target pembentukan SPPG kita hanya 28.000 SPPG untuk aglomerasi,” ujarnya.

BGN pun mengambil langkah korektif untuk memastikan mitra yang terdaftar benar-benar aktif dan menjalankan kegiatan.

“Langkah BGN di antaranya adalah kita melakukan pengecekan detail ulang di lapangan apakah SPPG atau calon mitra yang terdaftar itu betul melakukan kegiatan atau tidak,” jelas Dadan.

Selain itu, BGN juga membersihkan data mitra yang dinilai bermasalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita melakukan roll back data usulan yang tidak valid dan atau tidak aktif lebih dari 60 hari,” katanya.

Dadan menegaskan pendataan ulang pesantren dan penerima manfaat lain menjadi penting agar Program MBG berjalan tepat sasaran terutama bagi kelompok yang selama ini berada di luar sistem administrasi negara. (rpi/nsi) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tasikmalaya, Pastikan Harga Pangan Stabil

Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tasikmalaya, Pastikan Harga Pangan Stabil

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming mengunjungi Pasar Cikurubuk, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/01/2026).
Polda Metro Jaya Rotasi 20 Kapolsek Hingga Kasat Wilkum Jajaran, Ini Daftarnya

Polda Metro Jaya Rotasi 20 Kapolsek Hingga Kasat Wilkum Jajaran, Ini Daftarnya

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri melakukan rotasi dan mutasi, Kapolsek hingga Kasat jajaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Tercatat sebanyak 20 Kapolsek dan 7 Kasat dilakukan rotasi jabatan.
Vinicius Junior Dicemooh Fans Sendiri, Pelatih Real Madrid Pasang Badan Jelang Duel Liga Champions

Vinicius Junior Dicemooh Fans Sendiri, Pelatih Real Madrid Pasang Badan Jelang Duel Liga Champions

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa menegaskan Los Blancos tetap mengandalkan Vinicius Junior, meski sempat menjadi sasaran cemoohan suporter sendiri saat laga melawan Levante di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (17/1/2026).
SBY Dituding Terlibat Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

SBY Dituding Terlibat Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong soal tudingan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Selasa (20/1/2026).
Sempat Diremehkan, Bagaimana Ronaldo dkk Sukses Bikin Al Nassr Akhiri Tren Negatif di Liga Pro Saudi 2025/2026?

Sempat Diremehkan, Bagaimana Ronaldo dkk Sukses Bikin Al Nassr Akhiri Tren Negatif di Liga Pro Saudi 2025/2026?

Lantas, bagaimana bisa Al Nassr akhirnya bisa mengakhiri tren negatif mereka pada awal tahun 2026?
Sering Mendengar Suara Adzan saat Tahajud Padahal Belum Waktu Subuh, Ada Tanda-tanda Apa?

Sering Mendengar Suara Adzan saat Tahajud Padahal Belum Waktu Subuh, Ada Tanda-tanda Apa?

Kenapa sering merasa mendengar fenomena suara adzan di momen bangun shalat Tahajud, meski belum memasuki jadwal waktu Subuh? Buya Yahya mengupas tuntas hal ini.

Trending

Sempat Diremehkan, Bagaimana Ronaldo dkk Sukses Bikin Al Nassr Akhiri Tren Negatif di Liga Pro Saudi 2025/2026?

Sempat Diremehkan, Bagaimana Ronaldo dkk Sukses Bikin Al Nassr Akhiri Tren Negatif di Liga Pro Saudi 2025/2026?

Lantas, bagaimana bisa Al Nassr akhirnya bisa mengakhiri tren negatif mereka pada awal tahun 2026?
Vinicius Junior Dicemooh Fans Sendiri, Pelatih Real Madrid Pasang Badan Jelang Duel Liga Champions

Vinicius Junior Dicemooh Fans Sendiri, Pelatih Real Madrid Pasang Badan Jelang Duel Liga Champions

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa menegaskan Los Blancos tetap mengandalkan Vinicius Junior, meski sempat menjadi sasaran cemoohan suporter sendiri saat laga melawan Levante di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (17/1/2026).
SBY Dituding Terlibat Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

SBY Dituding Terlibat Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro Jaya Ambil Langkah Ini

Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dugaan tindak pidana penyebaran berita bohong soal tudingan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terlibat dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Selasa (20/1/2026).
4 Calon Pemain Timnas Indonesia yang Bisa Ditemui Pelatih John Herdman Setibanya di Eropa, Nomor 1 Berpeluang Main untuk Belgia

4 Calon Pemain Timnas Indonesia yang Bisa Ditemui Pelatih John Herdman Setibanya di Eropa, Nomor 1 Berpeluang Main untuk Belgia

Pelatih John Herdman bisa mulai temui diaspora yang berkarier di Eropa ini jika Timnas Indonesia kembali melanjutkan naturalisasi pemain keturunan untuk Garuda.
Digosipkan telah Menikah Tertutup, Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting Kompak Cuma Bisa Ngakak: Gue sampai Keder

Digosipkan telah Menikah Tertutup, Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting Kompak Cuma Bisa Ngakak: Gue sampai Keder

Ruben Onsu dan Ayu Ting Ting buka suara menjawab isu dari konten memperlihatkan keduanya diduga telah menikah tertutup yang semakin merebak di media sosial.
Chelsea Pasang Harga Rp2,8 Triliun untuk Enzo Fernandez, PSG dan Real Madrid Saling Sikut

Chelsea Pasang Harga Rp2,8 Triliun untuk Enzo Fernandez, PSG dan Real Madrid Saling Sikut

Real Madrid dan PSG akan saling sikut dalam berebut tanda tangan bintang Chelsea Enzo Fernandez yang kabarnya ingin keluar dari Stamford Bridge musim depan.
Tebet Macet Parah Pagi ini, Ada Truk Pasir Nabrak Pembatas Jalan

Tebet Macet Parah Pagi ini, Ada Truk Pasir Nabrak Pembatas Jalan

Situasi lalu lintas di area Tebet, Jakarta Selatan, terpantau macet total sejak pukul 07.00 WIB, Selasa (20/1/2026). Disinyalir kemacetan yang terjadi akibat..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT