News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari IMF ke Bank Indonesia, Ini Rekam Jejak Juda Agung yang Resmi Mundur dari Bank Sentral

Kepastian tersebut disampaikan Prasetyo saat memberikan keterangan pers di Istana Negara, Senin (19/1/2025).
Selasa, 20 Januari 2026 - 10:29 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung
Sumber :
  • Dok. Bank Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com – Dinamika kepemimpinan di Bank Indonesia (BI) mengalami perubahan. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara resmi mengonfirmasi pengunduran diri Juda Agung dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Kepastian tersebut disampaikan Prasetyo saat memberikan keterangan pers di Istana Negara, Senin (19/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“(Yang mengundurkan diri) atas nama Pak Juda (Agung),” ujar Prasetyo Hadi kepada awak media.

Juda Agung sebelumnya dilantik sebagai Deputi Gubernur BI bersama Aida S. Budiman pada 6 Januari 2022. Pengangkatan keduanya didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 147/P/2021. 

Hingga saat ini, pemerintah belum mengungkap secara rinci alasan di balik pengunduran diri Juda dari jajaran Dewan Gubernur BI.

Profil dan Rekam Jejak Juda Agung

Mundurnya Juda Agung menandai berakhirnya pengabdian panjang ekonom kelahiran Pontianak, 1964, di bank sentral Indonesia. Juda dikenal sebagai sosok ekonom dengan latar belakang pendidikan serta pengalaman internasional yang kuat.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Teknologi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987. Karier akademiknya berlanjut ke Inggris, dengan meraih gelar Master Money, Banking and Finance pada 1995 serta gelar Doktor (PhD) bidang Economics dari University of Birmingham pada 1999.

Dalam perjalanan kariernya, Juda Agung telah menduduki berbagai posisi strategis, antara lain memulai karier sebagai staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia. Ia juga pernah menjadi Asisten Peneliti di Central Planning Bureau Belanda pada 1992–1993.

Selain itu, Juda tercatat sebagai Peneliti Ekonomi Junior di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI sejak 1999 hingga 2002, Staf Gubernur BI pada 2003–2006, serta Penasihat Direktur Eksekutif International Monetary Fund (IMF) pada 2007–2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kariernya terus menanjak dengan dipercaya menjabat Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI pada 2014, Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Barat pada 2017, hingga Direktur Eksekutif IMF pada tahun yang sama. Sejak 2020, Juda menjabat sebagai Asisten Gubernur BI bidang Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial.

Ia juga pernah ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ex-officio Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 72/P Tahun 2025.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral