GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuota Beasiswa LPDP 2026 Resmi Dibuka 5.750 Kursi, Ada 1.000 Jalur S1 Garuda

Pemerintah membuka 5.750 kuota beasiswa LPDP 2026, termasuk 1.000 jalur S1 Garuda, 4.000 S2-S3, dan 750 dokter spesialis.
Senin, 19 Januari 2026 - 10:00 WIB
Mau Studi S2 dan S3 Tapi Tak Ada Biaya, Coba Akses LPDP! Ini Informasi Detailnya…
Sumber :
  • Dok.Kemenkeu

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah kembali membuka peluang besar bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahun 2026. Total kuota yang disiapkan mencapai 5.750 penerima, mencakup jenjang sarjana, magister, hingga doktoral, termasuk pendidikan dokter spesialis.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Program LPDP dinilai konsisten mencetak talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan 5.750 penerima beasiswa baru melalui LPDP,” kata Brian di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, kuota tersebut terbagi dalam beberapa kategori utama. Sebanyak 1.000 kursi dialokasikan untuk Beasiswa Garuda pada jenjang sarjana (S1), 4.000 kursi untuk program magister dan doktoral (S2 dan S3), serta 750 kursi khusus bagi pendidikan dokter spesialis. Pembagian ini dirancang agar kebutuhan tenaga ahli di berbagai sektor dapat terpenuhi secara lebih merata.

Menurut Brian, Indonesia mencetak sekitar 1,7 juta lulusan setiap tahun. Tanpa dukungan pembiayaan yang memadai, potensi generasi muda tersebut berisiko tidak termanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, LPDP terus diperkuat sebagai instrumen negara dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan daya saing bangsa.

“Negara hadir memastikan anak-anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Mekanisme Pendaftaran LPDP 2026

Meski jadwal resmi pendaftaran LPDP 2026 masih menunggu pengumuman, mekanisme seleksi diperkirakan mengacu pada skema tahun-tahun sebelumnya. Seluruh proses dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.

Pelamar diwajibkan membuat akun, melengkapi formulir pendaftaran, serta mengunggah dokumen persyaratan sesuai jalur dan jenjang studi yang dipilih. Setelah seluruh data diisi dengan benar, peserta harus melakukan submit aplikasi dan menyimpan kode registrasi sebagai bukti pendaftaran.

Komponen Pendanaan Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP mencakup pembiayaan penuh untuk kebutuhan akademik dan non-akademik selama masa studi. Komponen dana pendidikan meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah tunggal (tuition fee), tunjangan buku, penelitian tesis atau disertasi, seminar internasional, hingga publikasi jurnal.

Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh dana pendukung berupa biaya transportasi, pengurusan visa, asuransi kesehatan, dana kedatangan, serta biaya hidup bulanan. Khusus peserta doktoral, LPDP menyediakan fasilitas tambahan berupa tunjangan keluarga dan dana keadaan darurat.

Dengan cakupan pembiayaan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat fokus sepenuhnya pada studi tanpa terbebani persoalan finansial.

Tahapan Seleksi LPDP

Seleksi LPDP umumnya terdiri dari tiga tahap utama. Tahapan ini dirancang untuk memastikan penerima beasiswa memiliki kapasitas akademik, integritas, serta komitmen kontribusi bagi bangsa.

Tahapan seleksi meliputi:

  • Seleksi Administrasi: Verifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen.

  • Seleksi Bakat Skolastik: Tes kemampuan kognitif dan logika.

  • Seleksi Substansi: Wawancara untuk mendalami profil, rencana studi, dan kontribusi pascastudi.

Fokus pada Pembangunan Nasional

Brian menegaskan, alokasi beasiswa LPDP 2026 diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan nasional, termasuk penguatan sektor sains, teknologi, kesehatan, dan industri strategis. Fokus ini sejalan dengan agenda prioritas pemerintah dalam menciptakan tenaga ahli yang relevan dengan arah pembangunan jangka panjang.

“Kita butuh tenaga profesional yang sesuai dengan visi pembangunan nasional, agar lulusan LPDP dapat langsung berkontribusi di sektor-sektor prioritas,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain LPDP, pemerintah juga terus memperkuat program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Saat ini, lebih dari 1,1 juta mahasiswa tercatat sebagai penerima manfaat, dengan biaya pendidikan dan hidup ditanggung negara.

Dengan kuota LPDP 2026 yang mencapai 5.750 kursi, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang mampu mengakses pendidikan tinggi berkualitas dan menjadi motor penggerak pembangunan nasional di masa depan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral