News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Ingatkan DPR: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyoroti dimulainya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset oleh DPR RI yang digelar sejak Kamis.
Minggu, 18 Januari 2026 - 19:28 WIB
Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Analis komunikasi politik Hendri Satrio menyoroti dimulainya pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset oleh DPR RI yang digelar sejak Kamis (15/1/2026).

Ia mengingatkan, regulasi tersebut tidak boleh melenceng dari tujuan awal penegakan hukum dan justru berubah menjadi instrumen kekuasaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendri Satrio mengapresiasi langkah DPR yang akhirnya mulai membahas RUU tersebut, mengingat naskah regulasi ini telah diajukan pemerintah sejak 2012 dan baru masuk agenda pembahasan setelah tercantum dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

“Bagus juga akhirnya dibahas setelah masuk Prolegnas. Semoga ke depannya ini menjadi RUU yang berpihak kepada rakyat,” kata Hensa kepada wartawan, Minggu (18/1/2026). 

Kendati demikian, ia menekankan pentingnya keterbukaan DPR dalam setiap tahapan pembahasan guna membangun kepercayaan publik.

Menurutnya, transparansi menjadi syarat mutlak agar masyarakat tidak terus memandang DPR dengan kecurigaan.

Selain itu, Hensa mendorong DPR melibatkan publik, termasuk komunitas sipil, dalam proses pembahasan. Ia menilai masyarakat tidak boleh hanya disuguhi hasil akhir tanpa ruang partisipasi yang bermakna.

“Pembukaan tadi sudah disiarkan secara terbuka kepada publik. Ke depan, jangan sampai publik hanya jadi penonton, tapi juga dilibatkan,” ujarnya.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu juga menyoroti substansi RUU yang dinilai harus mengatur klasifikasi aset secara jelas dan transparan.

Hal ini penting agar pelaksanaan undang-undang tidak menimbulkan ketidakadilan, terutama terhadap pihak-pihak yang tidak terkait langsung dengan tindak pidana.

“Perlu sekali klasifikasi aset yang jelas dan transparan agar tidak ada kambing hitam, terutama keluarga pelaku yang ikut menanggung akibat padahal tidak terlibat,” tegas Hensa.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa rasa keadilan hanya akan terwujud jika pasal-pasal dalam RUU tersebut tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Undang-undang ini akan terlihat adil jika tidak digunakan untuk kepentingan tertentu, seperti menyandera lawan politik atau menyingkirkan seseorang,” ujarnya.

Karena itu, Hensa menilai pengawasan ketat terhadap implementasi undang-undang menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Tanpa mekanisme pengawasan yang kuat, RUU Perampasan Aset berpotensi disalahgunakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral