News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Menyayat Ibunda Rylan Henry Pribadi Momen Pemakaman: Beristirahatlah dengan Tenang Putraku

Kabar duka datang dari keluarga besar Henry Pribadi. Rylan Henry Pribadi dikabarkan meninggal dunia pada 7 Januari 2026 lalu.
Minggu, 18 Januari 2026 - 07:25 WIB
Orang tua Rylan Pribadi
Sumber :
  • TikTok

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar duka datang dari keluarga besar Henry Pribadi. Rylan Henry Pribadi dikabarkan meninggal dunia pada 7 Januari 2026 lalu.

Rylan dikabarkan mengalami kecelakaan di wisata ski Niseko, Hokkaido, Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Rylan Henry Pribadi adalah anak pengusaha Reza Pribadi yang merupakan cucu pendiri Napan Group Henry Pribadi.

Meningganya Rylan membuat keluarga besar begitu terpukul. Dalam ibadah pemakaman ibunya tampak memberikan ucapan terakhir.

"Beristirahatlah dengan tenang putraku. Terima kasih sudah menjadi putra terbaik. Dan aku berharap kau berpikir aku adalah ibu terbaik yang dimiliki. Aku mencitaimu. Tuhan memberkati dan menjagamu sayang," kata sang ibu.

Reza Pribadi juga terlihat tegar menemani sang istri sambil memeluknya.

Di acara pemakaman itu juga pihak keluarga turut memutarkan video karena ingin menunjukkan sosok Rylan kepada banyak orang.

"Saya berharap dengan vidio ini akan menunjukan betapa istimewahnya anak kami," ungkapnya.

Profil Henry Pribadi

Henry Pribadi atau Henry Setiawan Pribadi lahir di Kudus, Jawa Tengah pada 1948 dengan nama Tionghoa Liem Oen Hauw.

Bersama kedua saudaranya, Andry Pribadi dan Wison Pribadi, Henry merintis Napan Group pada Maret 1972.

Henry Pribadi dikenal sebagai salah satu pengusaha besar di Indonesia yang dikenal luas pada era kejayaan konglomerasi nasional decade 1980-1990.

Di tangan pribadi bersaudara, Napan Group tumbuh pesat hingga berambah ke berbagai sektor bisnis strategis, mulai dari manufaktur, petrokimia, perkebunan, property, perbankan, telekomunikasi, hingga media.

Pada era 1990-an, Napan Group menapaki puncak kejayaan. Napan Group tercatat memiliki puluhan anak usaha dan masuk konglomerasi terbesar Indonesia.

Bahkan di tahun 1996, pendapatan Napan Group dilaporkan tembus lebih dari Rp1 triliun. 

Sejumlah unit usaha yang masih aktif hingga saat ini, antara lain di sektor industri kemasan plastik, terigu, properti, komunikasi, perhotelan, dan pengolahan bahan baku industri.

Kini, salah satu anak yang melanjutkan bisnis keluarga tersebut adalah Reza Pribadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Reza tercatat sebagai pengusaha di sektor investasi dan pertambangan, baik di dalam maupun di luar negeri. 

Sejumlah tokoh nasional menyampaikan bela sungkawa. Di antaranya Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral