News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan "Pak Ogah" yang Gembok Exit Tol Rawa Buaya Jakbar, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Polisi meringkus enam orang juru parkir liar, atau yang akrab disapa "Pak Ogah" di kawasan akses pintu keluar (exit) Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. 
Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB
Tangkapan layar dari media sosial Instagram terlihat sejumlah orang melakukan penjagaan di pintu keluar Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (14/1).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi meringkus enam orang juru parkir liar, atau yang akrab disapa "Pak Ogah", di kawasan pintu keluar (exit) Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. 

Penangkapan ini dilakukan menyusul adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang meresahkan para pengendara di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terjun langsung ke lapangan pada Kamis (15/1) ini.

"Tim gabungan mendatangi lokasi dan menangkap enam orang," ujar Budi Hermanto dalam keterangannya.

Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa telepon seluler dan uang tunai hasil pungutan. 

Keenam pria tersebut saat ini telah dibawa ke Polsek Cengkareng guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini mencuat setelah sebuah video viral di akun Instagram @lambe_turah, yang memperlihatkan sekelompok orang tampak "menjaga" pintu keluar tol tersebut, seolah-olah menguasai akses jalan.

Namun, polisi memberikan klarifikasi penting terkait beredarnya isu bahwa "Pak Ogah" telah memasang rantai dan gembok di jalur tersebut. 

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin, menegaskan bahwa gembok dan rantai yang terlihat pada Rabu (14/1) kemarin merupakan prosedur resmi dari pemerintah.

"Jadi, penutupan jalan itu memang dari Dishub dan Dishub sudah menyatakan bahwa gembok penutupan itu dari Dishub," jelas Aang saat dikonfirmasi, Kamis.

Aang menambahkan bahwa jalur tersebut memang memiliki jadwal operasional khusus untuk mengurai kemacetan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, jalan tersebut rutin ditutup setiap pagi mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. 
Setelah melewati jam tersebut, akses jalan akan dibuka kembali untuk umum.

Meskipun gembok tersebut legal, polisi tetap menindak tegas para juru parkir liar di sekitar lokasi yang memanfaatkan situasi untuk melakukan pungli kepada para pengguna jalan. (ant/dpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Kesaksian Relawan Saat Cari Syafiq Ali di Tengah Ganasnya Gunung Slamet, Ungkap Temukan Hal Aneh Ini

Seorang relawan mengungkap keanehan selama proses pencarian Syafiq Ali (18) yang hilang ketika mendaki Gunung Slamet. Jenazah baru ditemukan setelah 17 hari.
Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Pengakuan Guru SMK di Jambi yang Dikeroyok Puluhan Siswa, Ternyata Berawal dari Kata-kata Ini

Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Jambi buka suara soal video viral pengeroyokan dirinya oleh puluhan siswa. Begini kronologi lengkapnya..
Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Warga Nilai Tak Butuh JPO Sarinah, Halte Transjakarta MH Thamrin Masih Ramah Disabilitas

Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mall Sarinah, Jakarta Pusat, kembali dibangun atas arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Polri Cium Ada Kecurangan di Kasus Gagal Bayar DSI, Dana Lender Diduga Dialihkan ke Perusahaan Terafiliasi

Bareskrim Polri menemukan adanya dugaan praktik kecurangan dalam kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.
Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Gawat Indonesia Masuk Peringkat ke-3 Dunia Soal Penyebaran Kusta, Duta Kehormatan WHO Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir

Penyebaran penyakit kusta di Indoneia mulai terbilang mengkhawatirkan dengan menduduki peringkat ke-3 di dunia jumlah penderitanya.

Trending

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Isu Child Grooming Mengkhawatirkan, DPR Bakal Gelar Rapat Khusus

Fenomena child grooming yang belakangan ramai di media sosial akhirnya masuk radar DPR RI.
Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Apa Kabar Bio Paulin? Dulu Jadi Bek Tangguh, Kini Jadi Sorotan karena Tim Asuhannya Pegang Rekor Clean Sheet

Jadi simbol kejayaan Persipura Jayapura di masa keemasannya, setelah lama gantung sepatu, bagaimana kabar dan kesibukan Bio Paulin saat ini?
3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

3 Bek Kelas Dunia yang Bisa Didatangkan Persib Jika Barba Out, Nomor 1 Sergio Ramos

Persib Bandung harus mulai memikirkan langkah strategis untuk mengantisipasi kepergian Federico Barba. Salah satu opsi yang bisa diambil adalah merekrut pemain kelas dunia di sektor pertahanan.
Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Istri Federico Barba Tiba-tiba Speak Up di Tengah Panasnya Isu Kepergian Sang Pemain dari Persib Bandung

Di tengah panasnya isu transfer Federico Barba dari Persib Bandung ke klub liga Italia, sang istri tiba-tiba buat unggahan yang justru bikin Bobotoh geram.
Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Kogabwilhan III Tanam 1.000 Pohon Mangrove sebagai Langkah Antisipasi Iklim

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III tanam 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kelurahan Gambesi, Ternate, Maluku Utara Kamis (15/1/2026).
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali

Syafiq Ali diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan, melalui Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).
Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Selamat dari Pendakian di Gunung Slamet, Himawan Bikin Netizen Geram karena Jawabannya Berubah-ubah

Usai viral kabar penemuan jasad Syafiq Ali kemarin, netizen mulai menyoroti jawabannya Himawan yang berubah-ubah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT