News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Rendam 100 Rumah di Sentral Rangkasbitung, Warga Desak Perbaikan Drainase dan Pembangunan Embung

Banjir setinggi 10 cm merendam 100 rumah di Sentral Rangkasbitung Lebak akibat drainase menyempit. Warga desak perbaikan dan pembangunan embung.
Senin, 12 Januari 2026 - 13:49 WIB
ilustrasi banjir
Sumber :
  • unsplash/Iqro Rinaldi

Jakarta, tvOnenews.com - Hujan dengan intensitas tinggi kembali memicu banjir di wilayah Sentral Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Sedikitnya 100 rumah warga dilaporkan tergenang air dengan ketinggian mencapai sekitar 10 sentimeter. Banjir terjadi akibat sistem drainase yang menyempit sehingga aliran air hujan tidak mengalir lancar.

Genangan air tersebut merendam permukiman warga di lingkungan RT 02 dan RT 03 Kampung Sentral. Kondisi ini bukan kali pertama terjadi. Warga menyebut wilayah tersebut memang kerap menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun dalam durasi cukup lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua RW 13 Kampung Sentral Kabupaten Lebak, Yanto, mengatakan banjir terjadi sejak Senin dini hari dan bertahan hingga pagi hari. Menurutnya, penyebab utama banjir adalah saluran drainase yang tidak berfungsi optimal karena menyempit dan dipenuhi endapan.

“Setiap hujan deras, air selalu meluap ke rumah warga. Drainase yang ada tidak mampu menampung debit air karena sudah menyempit,” ujar Yanto, Senin (12/1).

Ia menegaskan, persoalan banjir di wilayah Sentral Rangkasbitung membutuhkan solusi jangka panjang. Selama ini, upaya pembersihan saluran air belum mampu mengatasi masalah secara menyeluruh. Oleh karena itu, warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan langkah konkret.

Yanto menyebut, salah satu solusi yang telah lama diusulkan warga adalah pembangunan embung untuk menampung air hujan. Selain itu, diperlukan penyudetan drainase agar aliran air dapat langsung mengarah ke Sungai Ciberang sehingga tidak menggenangi permukiman.

“Beberapa tahun lalu kami sudah mengusulkan pembangunan embung. Harapannya, air hujan bisa tertampung dan tidak langsung meluap ke rumah warga,” jelasnya.

Keluhan serupa disampaikan Encup (55), warga Sentral Rangkasbitung yang rumahnya ikut terendam banjir. Ia mengaku banjir mulai masuk ke rumah sejak dini hari setelah hujan turun tanpa henti hingga pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketinggian air sekitar 10 sentimeter. Kami bersama tetangga terpaksa mengeruk dan membuang air secara manual agar tidak semakin tinggi,” katanya.

Menurut Encup, banjir yang berulang ini membuat warga khawatir, terutama terhadap kerusakan perabot rumah tangga dan risiko kesehatan. Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan drainase agar banjir tidak terus terulang setiap musim hujan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT