News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PDI Perjuangan di Usia 53 Tahun: Konsistensi Politik Kerakyatan Terus Diteguhkan

HUT ke-53 PDI Perjuangan menegaskan konsistensi politik kerakyatan, nilai Pancasila, dan penguatan ekonomi kreatif berbasis keadilan sosial.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:45 WIB
Ilustrasi Politik
Sumber :
  • Istimewa

Makassar, tvOnenews.com — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum strategis untuk meneguhkan kembali arah perjuangan partai sebagai kekuatan politik yang konsisten berpihak pada rakyat. Lebih dari sekadar seremoni, peringatan ini dimaknai sebagai refleksi perjalanan panjang partai dalam menjaga komitmen ideologis di tengah dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terus berkembang.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan, Erika Tansil, Jumat (9/1/2026). Ia menegaskan bahwa usia 53 tahun merupakan fase kematangan politik yang menuntut konsistensi sikap, keberanian mengambil posisi, serta kehadiran nyata partai di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Erika, PDI Perjuangan sejak awal berdiri telah menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan. Prinsip tersebut tidak berubah hingga kini, meski tantangan yang dihadapi semakin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi global, bencana alam, hingga disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang cepat.

“HUT ke-53 ini bukan hanya perayaan usia, tetapi penegasan bahwa PDI Perjuangan akan terus hadir dengan kerja-kerja nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat. Komitmen kerakyatan bukan slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan konkret,” ujarnya.

Dalam peringatan tahun ini, PDI Perjuangan mengusung tema “Satyam Eva Jayate” yang berarti Kebenaran Akan Menang. Tema tersebut dinilai menjadi fondasi moral sekaligus ideologis partai yang berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila, khususnya keadilan sosial dan kemanusiaan.

Erika menjelaskan, “Satyam Eva Jayate” bukan sekadar jargon, melainkan pesan etis yang relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Di tengah derasnya arus informasi, polarisasi politik, dan tantangan era digital, kader partai—terutama generasi muda—dituntut untuk tetap menjunjung tinggi kebenaran, etika, dan keberpihakan pada kepentingan publik.

“Tema ini mengingatkan bahwa keberanian bersuara kritis harus dibarengi dengan tanggung jawab moral. Kader PDI Perjuangan, khususnya anak muda, harus mampu menjaga ruang digital tetap sehat, beretika, dan berorientasi pada keadilan sosial,” katanya.

Sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital, Erika juga menyoroti peran strategis sektor ekonomi kreatif dan digital dalam memperkuat ekonomi rakyat. Ia menilai, di era transformasi teknologi, perjuangan ideologis partai tidak bisa dilepaskan dari upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis inovasi, budaya, dan teknologi.

“Ekonomi kreatif dan digital harus menjadi alat pembebasan rakyat. Inovasi dan teknologi tidak boleh hanya menguntungkan segelintir pihak, tetapi harus mendorong pemerataan kesejahteraan dan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, penguatan UMKM, pelaku ekonomi kreatif, dan talenta digital lokal merupakan bagian penting dari strategi PDI Perjuangan dalam menjawab tantangan ekonomi ke depan. Dengan pendekatan tersebut, partai berupaya memastikan bahwa transformasi digital berjalan seiring dengan nilai keadilan sosial.

Selain tema utama, peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan juga mengusung subtema “Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya”. Menurut Erika, subtema ini mencerminkan keteguhan sikap partai untuk tetap setia pada jalan kerakyatan, meski dihadapkan pada godaan pragmatisme politik dan kepentingan jangka pendek.

“Subtema ini adalah simbol konsistensi. PDI Perjuangan memilih untuk tetap berdiri bersama rakyat, apa pun risikonya. Ini bukan sikap mudah, tetapi inilah identitas perjuangan partai,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap, peringatan HUT ke-53 dapat menjadi energi baru bagi seluruh kader PDI Perjuangan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk terus bekerja, berinovasi, dan menjaga integritas politik. Konsistensi ideologis, menurutnya, harus berjalan beriringan dengan kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman.

“Dengan semangat 53 tahun perjuangan, PDI Perjuangan diharapkan semakin solid dalam memperjuangkan keadilan sosial, memperkuat demokrasi, dan menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Erika. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT