News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Punya Tanah di Mana-mana, Segini Kekayaan Fantastis Eks Menag Yaqut Qolil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

Status tersangka ini lantas memicu rasa penasaran publik soal harta kekayaan Yaqut yang menjabat Menag sejak 2020-2024
Jumat, 9 Januari 2026 - 14:21 WIB
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) periode 2023–2024. 

Status tersangka ini lantas memicu rasa penasaran publik soal harta kekayaan Yaqut yang menjabat Menag sejak 2020-2024

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian status hukum Yaqut Cholil Qoumas dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

“Benar,” ujar Fitroh singkat kepada awak media.

Meski demikian, Fitroh belum membeberkan lebih lanjut mengenai identitas tersangka lain yang diduga terlibat dalam perkara korupsi kuota haji tersebut.

Penetapan tersangka itu juga dibenarkan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

“Benar, sudah ada penetapan tersangka dalam penyidikan perkara kuota haji,” kata Budi.

Harta Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Yaqut Cholil Qoumas kembali menjadi perhatian. Berdasarkan data yang diunggah di laman resmi KPK, Yaqut tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp 13.749.729.733 atau Rp 13,7 miliar.

Jumlah tersebut berasal dari laporan LHKPN terakhir yang disampaikan pada 20 Januari 2025, bertepatan dengan akhir masa jabatannya sebagai Menteri Agama.

Dalam laporannya, Yaqut mengaku memiliki enam aset tanah dan/atau bangunan yang merupakan hasil sendiri. Aset-aset tersebut tersebar di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, serta Jakarta Timur, dengan luas mulai dari 163 meter persegi hingga 1.159 meter persegi. 

Selain itu, Yaqut juga memiliki dua kendaraan roda empat, kas dan setara kas, serta sejumlah harta bergerak lainnya.

Berikut rincian harta kekayaan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berdasarkan LHKPN:

A. Tanah dan Bangunan: Rp 9.520.500.000

  • Tanah dan bangunan seluas 573 m²/450 m² di Kab/Kota Rembang: Rp 1.889.000.000
  • Tanah seluas 560 m² di Kab/Kota Rembang: Rp 650.000.000
  • Tanah dan bangunan seluas 163 m²/163 m² di Kab/Kota Jakarta Timur: Rp 4.500.000.000
  • Tanah seluas 1.159 m² di Kab/Kota Rembang: Rp 150.000.000
  • Tanah seluas 263 m² di Kab/Kota Rembang: Rp 731.500.000
  • Tanah dan bangunan seluas 510 m²/510 m² di Kab/Kota Rembang: Rp 1.600.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 2.210.000.000

  • Mobil Mazda CX-5 Minibus tahun 2015: Rp 260.000.000
  • Mobil Toyota Alphard Minibus tahun 2024: Rp 1.950.000.000

C. Harta Bergerak Lain: Rp 220.754.500
D. Surat Berharga: —
E. Kas dan Setara Kas: Rp 2.598.475.233
F. Harta Lain: —

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, total harta Yaqut Cholil Qoumas tercatat mencapai Rp 14.549.729.733 atau Rp 14,5 miliar. Namun, ia juga melaporkan memiliki utang sebesar Rp 800 juta, sehingga kekayaan bersihnya tercatat sebesar Rp 13.749.729.733 atau Rp 13,7 miliar.

Hingga kini, KPK masih terus mendalami perkara dugaan korupsi kuota haji tersebut dan belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait konstruksi perkara maupun kemungkinan tersangka lainnya. (nba)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT