News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Narasi Kuliah Adalah Scam hingga Lebih Baik Nikah Muda, BKKBN Ingatkan Dampak Jangka Panjang

BKKBN menyoroti fenomena nikah muda setelah viralnya konten kreator menikah di usia 19 tahun. Pemerintah mengingatkan dampak jangka panjang terhadap kualitas SDM, pendidikan, dan ekonomi.
Kamis, 8 Januari 2026 - 09:39 WIB
Ilustrasi menikah setelah puasa beberapa hari
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN merespons viralnya video kreator bernama Azkiave yang menyebut kuliah adalah scam dan lebih baik menikah muda. 

Sebagai informasi, Azkiave adalah konten kreator yang viral lantaran menikah di usia 19 tahun dengan pasangan berusia 29 tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Budi Setiyono, menegaskan bahwa pernikahan usia muda tidak dapat dipandang semata sebagai pilihan personal atau tren media sosial. Menurutnya, praktik tersebut perlu ditelaah dari sudut pandang demografi dan pembangunan manusia.

“Pernikahan bukan hanya peristiwa sosial, tetapi juga berkaitan erat dengan struktur penduduk, kualitas sumber daya manusia, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi,” kata Budi, dikutip Kamis (8/1/2026).

Budi menjelaskan, pernikahan yang dilakukan pada usia terlalu muda berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang, terutama jika individu belum mencapai kematangan fisik, mental, dan sosial. 

Dampak tersebut, lanjutnya, tidak hanya dirasakan oleh pasangan yang menikah, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap masyarakat secara luas.

Nikah muda dapat berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia. Jika praktik ini meluas, dampaknya bisa terasa dalam pembangunan jangka panjang,” ujarnya.

Selama ini, istilah nikah muda di Indonesia kerap merujuk pada keputusan membangun rumah tangga sebelum kesiapan biologis, psikologis, dan sosial benar-benar terpenuhi. 

Dalam perspektif pembangunan, pernikahan usia remaja juga sering dikaitkan dengan keterbatasan akses pendidikan, minimnya kesiapan ekonomi, serta rendahnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi.

Dari sisi demografi, usia pernikahan yang terlalu dini dinilai berkorelasi dengan meningkatnya risiko kesehatan, persoalan sosial, hingga kerentanan ekonomi. Oleh karena itu, BKKBN mengingatkan agar keputusan menikah dilakukan setelah calon pasangan memiliki kesiapan yang menyeluruh.

“Kesadaran untuk mempersiapkan pernikahan secara matang perlu menjadi perhatian bersama sebelum memutuskan untuk membangun keluarga,” beber Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini mencuat setelah warganet ramai memperbincangkan konten Azkiave bersama suaminya, Yuka. Dalam salah satu video, Azkiave mengajukan pertanyaan kepada sang suami terkait langkah yang dapat diambil lulusan SMA yang tidak diterima di perguruan tinggi.

Yuka, yang berusia 29 tahun dan juga berprofesi sebagai konten kreator, menyampaikan bahwa tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi bukan berarti gagal. Ia menilai bahwa kuliah bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral