Kontroversi 'Mens Rea, Komika Pandji Pragiwaksono Dinilai Tak Tampilkan Demokrasi yang Beretika
- Istimewa
Menurutnya kritik yang bermartabat bukan hanya keberanian menyentil pihak lain, tetapi juga kesediaan untuk berkaca dan menjaga standar etika yang sama dalam praktik nyata.
“Pemerintah membutuhkan kritik, tetapi rakyat juga membutuhkan harapan. Jika ruang publik terus diisi ejekan dan sinisme, yang melemah bukan hanya pemerintah, melainkan kepercayaan masyarakat terhadap negara. Mengkritik itu bukan sekadar menunjuk ke luar, tetapi juga keberanian bercermin ke dalam. Tanpa itu, kritik akan kehilangan bobot moralnya,” tutur Bimo.
Adapun, Bimo mengaku di tenagh kritik terhadap negara dan kontroversinya materi komedia Pandji negara justru tengah bekerja dalam memulihkan wilayah Sumatera-Aceh pasca dilanda bencan alam.
“Saat sebagian orang sibuk membangun narasi di panggung hiburan, TNI dan Polri di bawah koordinasi BNPB, bersama para relawan kemanusiaan, justru bekerja siang dan malam di lapangan, mempertaruhkan tenaga bahkan nyawa demi keselamatan rakyat. Ini adalah fakta yang tidak boleh diabaikan,” pungkasnya.(raa)
Load more