News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Dibahas, Ini Arti Ptosis yang Dijelaskan Tompi Terkait Penampilan Wapres Gibran yasng Disinggung Pandji

Ptosis adalah kondisi kelopak mata turun yang dijelaskan Tompi dan disinggung dalam materi stand up Pandji. Kenali gejala, penyebab, dan penanganannya.
Selasa, 6 Januari 2026 - 08:17 WIB
Penyanyi Tompi Saat Pembukaan Klinik Kecantikan dan Kreativitas
Sumber :
  • Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Istilah ptosis mendadak menjadi perhatian publik setelah musisi sekaligus dokter bedah plastik, dr. Teuku Adifitrian alias Tompi, menjelaskan kondisi medis yang diduga dialami Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penjelasan ini muncul menyusul materi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea, yang menyinggung penampilan Gibran terlihat seperti mengantuk.

Tompi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Pandji. Ia bahkan mengaku berteman dan sepakat dengan sebagian besar kritik politik yang disampaikan sang komika. Namun, Tompi menyayangkan candaan yang menyerang kondisi fisik seseorang, terlebih jika kondisi tersebut merupakan aspek medis bawaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, Tompi menjelaskan bahwa tampilan mata “mengantuk” yang terlihat pada Gibran bukanlah ekspresi kelelahan atau kurang fokus, melainkan kondisi anatomis yang disebut ptosis.

Apa Itu Ptosis?

Ptosis adalah kondisi medis ketika kelopak mata bagian atas turun lebih rendah dari posisi normal, sehingga mata tampak sayu atau mengantuk. Dalam istilah medis, ptosis terjadi akibat gangguan pada otot levator, yaitu otot yang berfungsi mengangkat kelopak mata.

“Ptosis itu otot levator kepanjangan dan turun ke bawah, sehingga bukaan mata tidak maksimal,” jelas Tompi.

Ptosis dapat terjadi pada satu mata (unilateral) maupun kedua mata (bilateral). Pada kondisi yang ringan, ptosis hanya memengaruhi penampilan. Namun pada kasus berat, kelopak mata bisa menutupi sebagian hingga seluruh pupil, sehingga mengganggu penglihatan.

Gejala Ptosis yang Umum Terjadi

Gejala utama ptosis adalah turunnya kelopak mata bagian atas. Namun, penderita juga dapat mengalami keluhan lain, antara lain:

  • Mata terlihat sayu atau tampak selalu mengantuk

  • Sebagian pupil tertutup kelopak mata

  • Sulit melihat dengan jelas, terutama ke arah atas

  • Sering mengangkat alis atau memiringkan kepala ke belakang untuk melihat

  • Nyeri leher dan sakit kepala akibat postur kompensasi

  • Mata cepat lelah

Pada anak-anak, ptosis yang tidak ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan serius seperti lazy eye atau mata malas.

Penyebab Ptosis

Secara umum, ptosis terjadi karena melemahnya atau meregangnya otot levator. Penyebabnya dapat dibagi menjadi beberapa faktor, di antaranya:

1. Ptosis bawaan (kongenital)
Terjadi sejak lahir akibat perkembangan otot kelopak mata yang tidak sempurna. Kondisi ini bersifat anatomis dan bukan penyakit menular.

2. Faktor usia
Seiring bertambahnya usia, otot dan jaringan penyangga kelopak mata dapat melemah secara alami.

3. Penyakit dan gangguan saraf, seperti:

  • Myasthenia gravis

  • Distrofi otot

  • Stroke

  • Tumor atau aneurisma otak

  • Sindrom Horner

4. Faktor eksternal, antara lain:

  • Cedera mata

  • Efek samping operasi mata

  • Efek suntikan botox di area sekitar mata

  • Infeksi atau tumor kelopak mata

Tompi menegaskan bahwa pada kasus orang dewasa seperti Gibran, ptosis yang dialami tergolong ringan dan tidak berbahaya.

Apakah Ptosis Berbahaya?

Ptosis tidak selalu berbahaya, terutama jika bersifat ringan dan bawaan sejak lahir. Namun, ptosis yang muncul secara tiba-tiba dapat menjadi tanda gangguan serius pada otak atau saraf, sehingga perlu pemeriksaan medis lebih lanjut.

Karena itu, dokter mata biasanya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab ptosis, termasuk mengevaluasi fungsi saraf dan otot mata.

Penanganan dan Perawatan Ptosis

Penanganan ptosis bergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Tujuan utama perawatan adalah memperbaiki fungsi penglihatan dan kenyamanan pasien.

Beberapa opsi penanganan ptosis meliputi:

  • Observasi medis, untuk ptosis ringan tanpa gangguan penglihatan

  • Kacamata khusus, yang membantu mengangkat kelopak mata

  • Operasi kelopak mata, untuk memperkuat otot levator atau menghilangkan kelebihan kulit

Pada anak-anak dengan ptosis bawaan, tindakan operasi sering disarankan lebih dini untuk mencegah gangguan penglihatan permanen.

Penjelasan Tompi dan Sorotan Publik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Tompi menjadi viral setelah ia mengunggah pandangannya di media sosial. Ia menegaskan bahwa kritik, satire, dan humor adalah hal sah dalam demokrasi, namun menertawakan kondisi fisik bawaan bukanlah bentuk kritik yang cerdas.

Penjelasan soal ptosis ini sekaligus membuka wawasan publik bahwa tidak semua penampilan fisik mencerminkan kondisi kesehatan, kelelahan, atau kompetensi seseorang. Dalam konteks ini, ptosis adalah kondisi medis yang perlu dipahami secara objektif, bukan dijadikan bahan stigma. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral