Tolak Huntara Pemerintah, 11.414 Warga Terdampak Bencana Sumatera Diguyur Bantuan Tunai Rp20,5 Miliar
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengucurkan bantuan dana lebih dari Rp20 miliar kepada warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera yang memilih tidak menempati hunian sementara (huntara) dari pemerintah.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan sebanyak 11.414 warga terdampak memutuskan tinggal di rumah keluarga atau kerabat masing-masing dan menolak menempati huntara terpusat.
Atas pilihan tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan kompensasi dalam bentuk tunai.
“Jadi jumlah yang sudah disalurkan Rp20.545.200.000,” ujar Suharyanto kepada Presiden Prabowo Subianto, dalam rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).
- YouTube/Setpres
Suharyanto menjelaskan, penyaluran bantuan telah dilakukan sejak dua hari sebelumnya.
Setiap kepala keluarga menerima bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan, yakni Desember, Januari, dan Februari.
“Per kepala keluarga mendapat anggaran per bulan Rp600.000 kali tiga bulan, Bapak. Desember, Januari, Februari, sudah tersalur sebesar 11.414 orang,” ungkapnya.
Kebijakan penyaluran bantuan tunai ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto, bersamaan dengan peninjauan pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026.
Pemerintah menegaskan skema bantuan tersebut menjadi solusi sementara bagi warga terdampak yang memilih bertahan di lingkungan keluarga, sembari proses pemulihan dan pembangunan hunian terus dipercepat di wilayah terdampak bencana. (agr/muu)
Load more