News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Refleksi Akhir Tahun, Pengamat Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Menuju 2026

Pemerhati Pangan dan Pertanian Nasional, Eko Margana mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan refleksi bersama terhadap kondisi ketahanan pangan nasional di penghujung tahun 2025
Rabu, 31 Desember 2025 - 21:21 WIB
Pemerhati Pangan dan Pertanian Nasional, Eko Margana
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerhati Pangan dan Pertanian Nasional, Eko Margana mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melakukan refleksi bersama terhadap kondisi ketahanan pangan nasional di penghujung tahun 2025. Refleksi ini dinilai penting sebagai langkah strategis untuk menyiapkan kebijakan dan aksi nyata yang lebih baik pada tahun 2026.

Menurut Eko, tahun 2025 memberikan banyak pelajaran berharga bagi sektor pangan dan pertanian nasional. Tantangan perubahan iklim, dinamika harga pangan, hingga distribusi hasil pertanian masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan perhatian serius dan kerja bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketahanan pangan tidak bisa dibangun secara parsial. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, petani, pelaku usaha, akademisi, serta masyarakat,” ujar Eko dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Ia menekankan bahwa refleksi akhir tahun bukan sekadar melihat capaian, tetapi juga mengidentifikasi kekurangan yang harus segera dibenahi. Penguatan produksi dalam negeri, perlindungan terhadap petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian dinilai menjadi kunci menuju sistem pangan yang berkelanjutan.

Eko juga menyoroti pentingnya kebijakan pangan yang berpihak pada kemandirian nasional. Menurutnya, ketergantungan berlebihan pada impor harus ditekan dengan meningkatkan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian lokal.

“Menuju tahun 2026, kita berharap ada langkah yang lebih terintegrasi dan konsisten. Ketahanan pangan yang seenergi akan menjadi fondasi penting bagi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Eko mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan momentum pergantian tahun sebagai titik awal memperkuat komitmen bersama demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang tangguh, adil, dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di akhir tahun ini saya mengucapkan selamat tahun baru 2026 untuk menuju Indonesia Emas yang lebih baik. Dan semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan yang Maha Esa, memberikan kita semua kesehatan dan kesadaran dalam mengambil setiap langkah dan kebijakan," ucap dia.

"Percepatan infrastruktur ketahanan pangan di pulau Sumatera yang dilanda bencana akhir lalu harus segera di bangun kembali," tutupnya.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT