GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ipar Polisi Pelaku Pembunuhan Mahasiswi UMM Ingin Kuasai Harta dan Kubur Korban Hidup-Hidup

Kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia gegerkan publik. Ipar korban, Bripka AS, diduga ingin kuasai harta dan sempat hendak kubur korban hidup-hidup.
Jumat, 26 Desember 2025 - 18:07 WIB
Kuasa Hukum Ungkap Fakta Lain atas Meninggalnya Mahasiswi UMM yang Dibunuh Bripka AS
Sumber :
  • istimewa/tvonenews.com

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Faradila Amalia masih menjadi sorotan.

Penyidik Polda Jawa Timur mengungkapkan motif mengerikan di balik perbuatan pelaku. Tersangka utama, Bripka AS, yang merupakan oknum anggota Polres Probolinggo sekaligus ipar korban, diketahui tega menghabisi nyawa adik iparnya sendiri karena sakit hati dan keinginan menguasai harta milik korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut keterangan resmi Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur, motif sementara yang diakui pelaku adalah kombinasi antara dendam pribadi dan ambisi ekonomi.

“Pengakuan sementara, pembunuhan dilakukan karena sakit hati dan ingin menguasai harta korban,” ujar Arbaridi di Mapolda Jatim.

Bripka AS kini menjalani pemeriksaan lanjutan usai diamankan oleh tim Direskrimum Polda Jatim.

Saat digelandang ke ruang pemeriksaan, pelaku tampak tertunduk tanpa berkata sepatah kata pun. Namun, penyidik menghadapi keterangan yang saling bertolak belakang antara Bripka AS dan rekannya, Suyitno alias SY.

Terungkap Dua Motif Sementara Pembunuh Mahasiswi UMM di Jawa Timur, Bripka AS dan Suyit Ditetapkan sebagai Tersangka
Terungkap Dua Motif Sementara Pembunuh Mahasiswi UMM di Jawa Timur, Bripka AS dan Suyit Ditetapkan sebagai Tersangka
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa

Untuk memperjelas kronologi dan peran masing-masing tersangka, prarekonstruksi dijadwalkan digelar di lokasi pembuangan jasad korban di wilayah Purwosari, Pasuruan.

“Setelah dikonfrontasi, keterangan kedua tersangka berbeda. Prarekonstruksi akan memperjelas detail kejadian, termasuk siapa yang merencanakan pembuangan jenazah,” jelas Arbaridi.

Sementara itu, SY yang ikut terseret dalam kasus ini melalui kuasa hukumnya, Ainul Yakin dari Rumah Keadilan Nusantara & Partners, menolak disebut sebagai pelaku pembunuhan.

SY mengaku hanya diperintah oleh Bripka AS untuk melakukan tindakan keji terhadap korban namun menolak setiap kali diperintah untuk melakukannya.

“Klien kami beberapa kali disuruh membunuh korban, tapi selalu menolak. Bripka AS sempat menyuruh SY menggali tanah di belakang rumahnya untuk mengubur korban hidup-hidup. Namun, SY menolak dan mengatakan tidak sanggup melakukan hal itu,” ujar Ainul Yakin.

Menurut pengakuan SY, dirinya datang ke rumah Bripka AS di Tiris pada Senin (15/12/2025) pagi setelah ditelepon dengan alasan pekerjaan.

Namun, sesampainya di sana, ia terkejut melihat korban Faradila sudah dalam kondisi disekap di salah satu kamar.

“Korban dalam posisi tangan diborgol, mata dan mulut dilakban, dan kaki diikat tali tampar,” kata Ainul.

SY mengaku tidak mengetahui rencana pembunuhan tersebut dan hanya diperintahkan untuk membantu memindahkan barang-barang di rumah Bripka AS.

Ia baru sadar telah dijebak setelah jenazah Faradila ditemukan di sebuah parit di Desa Wonorejo, Pasuruan, pada Selasa (16/12/2025).

Sementara itu, keluarga korban melalui kuasa hukumnya, Alexander Kurniadi dari LBH Lira Jawa Timur, mendesak agar polisi menjerat pelaku dengan pasal berlapis karena terdapat unsur pembunuhan berencana dan penganiayaan berat.

“Kami melihat ada indikasi kuat pembunuhan berencana. Kami siap membantu penyidik untuk mengumpulkan bukti tambahan agar kasus ini terbuka secara terang benderang,” tegas Alexander.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak Polda Jatim juga memastikan bahwa selain ancaman pidana umum, Bripka AS akan menjalani sidang etik institusi dengan sanksi terberat berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari kepolisian.

Kasus ini memicu gelombang kemarahan publik lantaran pelakunya adalah aparat penegak hukum yang seharusnya melindungi masyarakat, bukan justru menghilangkan nyawa anggota keluarganya sendiri demi harta dan ambisi pribadi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Lawan Khabib Nurmagomedov, Ini Sosok Petarung Mengerikan yang Paling Ingin Dihadapi Max Holloway

Gagal Lawan Khabib Nurmagomedov, Ini Sosok Petarung Mengerikan yang Paling Ingin Dihadapi Max Holloway

Max Holloway mengungkapkan keinginannya menghadapi Islam Makhachev sebagai ujian terbesar dalam kariernya. Keinginan itu muncul setelah petarung asal Hawaii.
Menkeu Purbaya Umumkan APBN Februrai 2026 Alami Defisit Rp135,7 T

Menkeu Purbaya Umumkan APBN Februrai 2026 Alami Defisit Rp135,7 T

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Februari 2026 defisit sebesar Rp 135,7 triliun. 
Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Pertanyaan muncul di bulan Ramadhan, "bagaimana hukum shalat Tahajud setelah salat Tarawih ditutup Witir dalam agama Islam?" dibahas Ustaz Khalid Basalamah.
Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, memberikan prediksinya jelang duel Max Holloway melawan Charles Oliveira di UFC 326. Menurut petarung Irlandia.
Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus terkait pertimbangan Bangsit
Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengadakan pertemuan luar biasa pada 5 Maret 2026.

Trending

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, memberikan prediksinya jelang duel Max Holloway melawan Charles Oliveira di UFC 326. Menurut petarung Irlandia.
Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus terkait pertimbangan Bangsit
Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengadakan pertemuan luar biasa pada 5 Maret 2026.
Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Pertanyaan muncul di bulan Ramadhan, "bagaimana hukum shalat Tahajud setelah salat Tarawih ditutup Witir dalam agama Islam?" dibahas Ustaz Khalid Basalamah.
Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Kabar duka yang mengejutkan datang dari panggung hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Sabtu (7/3).
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Selengkapnya

Viral