News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi Digelar Serentak di 33 Provinsi, Upaya Wujudkan Rumah Pertama untuk MBR

Kementerian PKP bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar akad massal 50.030 unit rumah subsidi secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (18/12/2025). 
Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:41 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Serang, tvOnenews.com — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar akad massal 50.030 unit rumah subsidi secara serentak di seluruh Indonesia, Kamis (18/12/2025). 

Langkah ini menjadi sinyal kuat keseriusan negara memperluas akses hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akad massal digelar dengan skema hybrid dan dipusatkan di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten. Sebanyak 300 akad dilakukan secara langsung di lokasi acara dengan melibatkan 11 bank penyalur, sementara 49.730 akad lainnya berlangsung daring, diikuti 39 bank penyalur pada 110 titik kabupaten/kota di 33 provinsi. 

Skema ini menegaskan upaya pemerataan pembiayaan perumahan dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, Menteri PKP, Maruarar Sirait, meninjau rumah di Perumahan Pondok Banten Indah. Dia tampak berbincang dengan para pemilik rumah, bertanya terkait pekerjaan pemilik.

Dalam agenda tersebut, dilakukan serah terima kunci secara simbolis kepada 10 MBR dengan latar belakang profesi yang beragam, mulai dari guru, tuna netra, tukang pijat, pedagang kopi keliling, pengemudi ojek daring, penjual seblak, prajurit TNI, buruh, dai, tukang cukur, hingga nelayan. 

Ragam profesi penerima manfaat menegaskan bahwa rumah subsidi menyasar pekerja formal maupun informal yang membutuhkan dukungan negara untuk memiliki rumah pertama.

Acara ini juga dirancang diisi dialog Presiden Republik Indonesia dengan peserta akad dari berbagai daerah secara daring. Peserta dialog berasal dari Papua, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara, yang seluruhnya merupakan MBR dari sektor usaha kecil dan informal. 

Interaksi tersebut menjadi simbol kehadiran negara yang menjangkau langsung aspirasi masyarakat lintas wilayah.

Data Kementerian PKP mencatat, hingga 19 Desember 2025, penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 263.017 unit rumah subsidi dengan nilai Rp32,67 triliun. 

Penyaluran ini melibatkan 39 bank penyalur, 22 asosiasi pengembang, dan 7.998 pengembang, dengan sebaran di 12.981 kawasan perumahan pada 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota.

Tren penyaluran FLPP menunjukkan penguatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Meski sempat mengalami penyesuaian pada 2024, penyaluran kembali melonjak pada 2025 seiring menguatnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perbankan, dan pengembang.

Pemilihan Perumahan Pondok Banten Indah sebagai lokasi pusat akad dinilai strategis. Proyek yang dikembangkan PT Kawah Anugrah Property ini mengusung konsep “subsidi rasa klaster” dengan desain bergaya Eropa. Sekitar 95 persen unit diperuntukkan bagi rumah subsidi, sementara sisanya merupakan unit komersial.

Perumahan ini dibangun di atas lahan 20 hektare dengan potensi pengembangan hingga 60 hektare. Pada tahap awal, direncanakan 1.600 unit rumah subsidi dan 150 unit rumah klaster. Rumah subsidi memiliki luas bangunan 30 meter persegi di atas lahan 60 meter persegi, dilengkapi dinding ganda untuk privasi serta jalan lingkungan yang lebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keunggulan lainnya adalah lokasi yang berada di pinggir jalan nasional dan dekat dengan fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, dan pusat kota. Dengan kualitas bangunan dan aksesibilitas yang memadai, proyek ini diproyeksikan menjadi model pengembangan rumah subsidi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga layak dan bermartabat.

Melalui akad massal berskala nasional ini, Kementerian PKP menegaskan komitmen mempercepat penyediaan hunian layak bagi MBR sekaligus memperkuat ekosistem perumahan nasional melalui sinergi pemerintah pusat, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya. (agr/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral