GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Hina Suku Sunda dan Suporter Persib Bandung, GMNI Pecat Resbob hingga Beberkan Tingkah Lakunya

Buntut hina suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking. YouTuber Resbob ditangkap polisi dan diancam 6 tahun penjara. Bahkan, Resbob dipecat dari GMNI
Senin, 15 Desember 2025 - 23:07 WIB
Buntut Hina Suku Sunda dan Suporter Persib Bandung, GMNI Pecat Resbob hingga Beberkan Tingkah Lakunya
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com - Buntut hina suku Sunda dan suporter Persib Bandung, Viking. YouTuber Resbob alias Adimas Firdaus ditangkap polisi pada Senin (15/12) dan diancam 6 tahun penjara. Bahkan, Ketua DPC GMNI Surabaya Virgiawan Budi Prasetyo menyebutkan Resbob dipecat sebagai kader organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). 

Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPC GMNI Surabaya Virgiawan Budi Prasetyo kepada awak media, Senin (15/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia jelaskan juga, Resbob diberhentikan sebagai kader organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Surabaya menyusul kasus ucapan bernuansa rasis yang menyeret namanya.

Bahkan dia membenarkan Resbob terdaftar sebagai kadernya pada tahun ini.

“Memang benar, Resbob merupakan anggota dan kader GMNI Surabaya. Dia telah mengikuti proses pengkaderan, tetapi statusnya hanya kader biasa,” ucap Virgiawan, Senin (15/12/2025).

Lanjutnya menjelaskan, Resbob berasal dari Komisariat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) dan bukan pengurus di tingkat komisariat maupun cabang.

“Dia bukan pengurus. Cuma kader biasa dari Komisariat UWKS, belum berjalan satu tahun, sekitar September baru mengikuti kaderisasi,” bebernya.

Terkait kasus yang mencuat, Virgiawan menyatakan pernyataan Resbob sama sekali tidak mewakili sikap dan pandangan GMNI.

“Ucapan Resbob itu tidak ada sangkut pautnya dengan GMNI sebenarnya, Itu urusan personal dari Resbob sendiri,” jelasnya.

Menurut Virgiawan, GMNI secara tegas menolak segala bentuk SARA dan rasisme, sejalan dengan nilai ideologi marhaenisme yang menjunjung tinggi persatuan dan kemanusiaan.

“Organisasi kami itu menjunjung tinggi persatuan, tidak memandang suku, ras, agama, maupun budaya, kepercayaan lah dari siapapun itu, kami menolak keras terkait adanya SARA atau rasis" tegasnya.

Selain itu, ia menyebutkan dalam aturan organisasi, tindakan yang dikategorikan sebagai pelanggaran berat dapat dikenai sanksi pemecatan.

“Untuk proses pemecatannya memang di aturan kami (GMNI) ketika ada salah satu kader melakukan pelanggaran berat salah satu sanksi yang ditempuh pemecatan atau pemberhentian sebagai kader GMNI, seperti itu,” bebernya.

Kemudian, ia juga mengungkapkan, proses pemecatan dilakukan melalui mekanisme organisasi meski yang bersangkutan tidak dapat dihubungi.

“Ketika akan disidang melalui pleno organisasi, Resbob tidak bisa dihubungi. Karena itu, Komisariat Wijaya Kusuma menggelar pleno untuk pemberhentian sebagai kader GMNI,” ucapnya.

Keputusan tersebut telah ditembuskan ke berbagai tingkatan organisasi, mulai dari DPC GMNI Surabaya, DPD GMNI Jawa Timur, hingga DPP GMNI pusat.

“Per hari ini sudah fix, sudah melalui mekanisme organisasi yang seharusnya,” ujar Virgiawan.

GMNI Surabaya juga menegaskan tidak akan memberikan pembelaan terhadap Resbob dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum (APH).

“Kalau memang memenuhi unsur pelanggaran hukum terkait SARA atau penghinaan, kami mendorong APH untuk menindak sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Virgiawan juga menjelaskan tingkah laku Resbob selama menjadi kader. Ia katakan, Resbob juga dinilai tidak aktif dalam kegiatan organisasi.

“Sejak kaderisasi, dia tidak pernah terlihat aktif di forum, agenda, atau program, baik di komisariat maupun di cabang Surabaya,” pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT