News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SSCASN untuk CPNS 2026, Meski Jadwal Belum Resmi Dibuka

Panduan lengkap cara membuat akun SSCASN untuk CPNS 2026. Lengkap, mudah dipahami, meski jadwal rekrutmen belum resmi dibuka.
Senin, 15 Desember 2025 - 13:05 WIB
ilustrasi CPNS 2023
Sumber :
  • web SSCASN

Jakarta, tvOnenews.com - Meski jadwal pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 belum ditetapkan secara resmi, masyarakat—terutama lulusan baru atau fresh graduate—sudah mulai bersiap. Pemerintah memberi sinyal kuat bahwa rekrutmen CPNS ke depan akan lebih menekankan regenerasi aparatur sipil negara (ASN), setelah sebelumnya fokus pada penyelesaian status tenaga non-ASN atau honorer.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan, arah kebijakan ke depan akan membuka ruang lebih besar bagi talenta muda. Pemerintah saat ini masih menyusun postur sumber daya manusia (SDM) nasional untuk menyesuaikan kebutuhan Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 48 kementerian. Seluruh instansi juga telah diminta melakukan analisis kebutuhan pegawai sebagai dasar penentuan formasi CPNS berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah belum pastinya jadwal seleksi, satu hal penting yang bisa dilakukan calon pelamar adalah memahami dan menyiapkan proses pembuatan akun SSCASN. Akun ini menjadi pintu utama untuk seluruh tahapan pendaftaran CPNS.

Apa Itu Akun SSCASN?

SSCASN atau Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara merupakan portal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk pendaftaran CPNS dan PPPK. Seluruh proses administrasi, mulai dari pembuatan akun, pemilihan formasi, hingga pengunggahan dokumen dilakukan melalui laman ini.

Tanpa akun SSCASN, pelamar tidak bisa mengikuti seleksi CPNS kapan pun rekrutmen resmi dibuka.

Cara Membuat Akun SSCASN untuk CPNS 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut panduan lengkap cara membuat akun SSCASN yang bisa dipelajari sejak dini:

  1. Akses Situs Resmi SSCASN
    Buka laman https://sscasn.bkn.go.id melalui browser. Pastikan mengakses situs resmi untuk menghindari penipuan. Pada halaman utama, klik menu “Buat Akun”.

  2. Masukkan Data Awal
    Pelamar diminta mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, serta kode captcha. Data ini harus sesuai dengan database Dukcapil.

  3. Lengkapi Data Diri
    Setelah lolos verifikasi awal, pelamar melengkapi data pribadi seperti:

    • Nama lengkap sesuai ijazah

    • Tempat dan tanggal lahir

    • Jenis kelamin

    • Email aktif

    • Nomor telepon

    • Data pendidikan terakhir

  4. Unggah Dokumen Pendukung
    Pelamar wajib mengunggah dokumen yang diminta sistem, seperti:

    • Scan KTP

    • Scan Kartu Keluarga

    • Pas foto atau swafoto sesuai ketentuan (biasanya latar belakang merah)

    Swafoto diambil langsung melalui kamera laptop atau komputer, bukan unggahan dari galeri.

  5. Buat Password Akun
    Password minimal terdiri dari 8 karakter yang mengandung huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Pelamar juga harus membuat pertanyaan dan jawaban pengaman.

  6. Periksa dan Akhiri Pendaftaran Akun
    Sebelum menekan tombol “Akhiri Pendaftaran”, pastikan seluruh data sudah benar. Kesalahan data bisa berdampak pada tahapan seleksi berikutnya.

  7. Cetak Kartu Informasi Akun
    Setelah akun berhasil dibuat, sistem akan menampilkan Kartu Informasi Akun SSCASN. Kartu ini wajib disimpan dan dicetak sebagai bukti registrasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral