News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan Saat Demo di Monas dan KPK Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Area

Demo di Monas dan depan Gedung KPK hari ini memicu rekayasa lalu lintas. Polisi alihkan arus ke beberapa titik mulai pukul 09.00 WIB hingga aksi selesai.
Senin, 8 Desember 2025 - 12:55 WIB
Demo Apdesi tuntut 10 persen APBN untuk dana desa
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Sejumlah kelompok masyarakat dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa pada Senin (13/8/2025) di Jakarta. Kepolisian sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga kelancaran mobilitas warga.

Berdasarkan informasi resmi dari akun X @TMCPoldaMetro, aksi massa terpusat di dua lokasi utama, yaitu kawasan Monas, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan, dan di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Dua titik tersebut menjadi area dengan potensi kepadatan tertinggi karena menjadi pusat mobilisasi massa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Monas

Aksi demonstrasi di kawasan Monas berdampak langsung pada lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Barat, terutama dari arah Patung Kuda menuju Jalan Medan Merdeka Selatan dan Stasiun Gambir. Polisi telah menutup sementara akses tersebut dan mengarahkan kendaraan ke Jalan Kebon Sirih sebagai jalur alternatif.

Petugas mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan di sekitar Monas agar menghindari area tersebut dan memilih rute lain. Pola pengalihan arus dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan situasi lapangan.

“Untuk sementara kendaraan dari arah Patung Kuda menuju Gambir dialihkan ke Kebon Sirih,” tulis informasi resmi yang dipublikasikan melalui kanal lalu lintas Polda Metro.

Lalu Lintas di Kawasan Gedung KPK Terpantau Lancar

Berbeda dengan kondisi di Monas, lalu lintas di depan Gedung KPK RI hingga pagi ini dilaporkan masih terpantau lancar. Meski begitu, aparat tetap menyiagakan personel pengaturan lalu lintas dan barikade jalan untuk antisipasi peningkatan jumlah massa.

Masyarakat yang berkegiatan di kawasan Kuningan, Pancoran, dan Rasuna Said tetap diminta waspada terhadap kemungkinan perubahan arus secara mendadak.

Berlaku Situasional Mulai Pukul 09.00 WIB

Polda Metro Jaya memastikan bahwa rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional mulai pukul 09.00 WIB atau menyesuaikan waktu mulai aksi massa. Pengalihan arus akan dihentikan setelah kegiatan selesai dan kondisi lalu lintas kembali normal.

Pihak kepolisian mengarahkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan lewat saluran informasi resmi agar dapat menyesuaikan perjalanan.

Imbauan Kepada Pengendara

Pengendara yang melintas di sekitar Monas dan kawasan KPK disarankan:

  • Menggunakan jalur alternatif seperti Kebon Sirih, Harmoni, dan Jalan Ridwan Rais untuk akses sekitar pusat pemerintahan

  • Memperkirakan waktu perjalanan lebih awal untuk menghindari keterlambatan

  • Menghindari titik kerumunan massa untuk meminimalkan potensi kemacetan

Selain itu, pengguna transportasi umum seperti TransJakarta dan KRL tujuan Stasiun Gambir diminta memeriksa rute berjalan karena ada kemungkinan pengalihan trayek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepolisian berharap rekayasa lalu lintas ini membantu memastikan keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi. Warga diminta tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Informasi lebih lanjut mengenai kondisi lalu lintas dapat dipantau melalui media sosial resmi Polda Metro atau pantauan langsung aplikasi lalu lintas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral