Posko Bantuan Banjir Sumatera Dibuka di Lanud Halim, TNI Percepat Distribusi Logistik
- Instagram/masinton
Jakarta, tvOnenews.com – TNI menjadikan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, sebagai pusat koordinasi dan distribusi bantuan logistik untuk korban banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses pengiriman bantuan ke wilayah terdampak banjir yang hingga kini masih memerlukan dukungan logistik dan evakuasi.
Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Tribowo mengatakan posko bantuan di Lanud Halim telah beroperasi sejak beberapa hari terakhir. Posko tersebut dibuka bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Kami buka posko di Lanud Halim Perdanakusuma bekerja sama dengan BNPB,” ujar Minggit di Jakarta.
Ia menjelaskan, posko tersebut akan menjadi titik pengumpulan bantuan dari pemerintah, lembaga kemanusiaan, hingga pihak swasta. Setelah logistik terkumpul, TNI AU akan mengerahkan pesawat angkut untuk mengirimkan bantuan ke titik-titik terdampak banjir.
“Jumlah pesawatnya akan menyesuaikan dengan jumlah muatan bantuan yang akan dibawa,” tambahnya. Ia memastikan posko tetap terbuka bagi instansi maupun masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan.
Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan
Selain distribusi bantuan, pemerintah juga mengambil langkah mitigasi melalui operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di wilayah terdampak. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan operasi tersebut sudah mulai berjalan.
"Kami melakukan operasi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan di daratan, sehingga evakuasi bisa berjalan maksimal," kata Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma.
Hasil analisis BMKG sebelumnya memprediksi adanya siklon tropis Senyar yang berpotensi memperburuk kondisi cuaca di Sumatera. Namun Pratikno menyebut aktivitas siklon tersebut kini mulai mereda sehingga pemerintah dapat mengalihkan hujan ke wilayah laut.
Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai potensi dampak siklon Koto yang berada di utara Sumatera. "Kami harap tidak masuk ke daratan Indonesia," tegasnya.
Bantuan Dikirim dengan Pesawat Hercules dan A400M
Untuk mempercepat bantuan, pemerintah mengirim empat pesawat angkut TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, terdiri dari tiga Hercules C-130 dan satu Airbus A400M. Pesawat-pesawat ini membawa logistik penting mulai dari tenda pengungsian, perahu karet, genset, hingga alat komunikasi.
Load more