News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rangkul Generasi Muda dan Komunitas Kreatif, PKB Jabar Gelar "Amplified Nation" Jelang PKB Jabar Fair 2026

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat semakin menegaskan komitmennya untuk merangkul generasi muda dan komunitas kreatif.
Minggu, 23 November 2025 - 21:27 WIB
PKB Rangkul Industri Kreatif, Amplified Nation Jadi Panggung Aksi untuk Musisi Jabar
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Bandung, tvOnnews.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat semakin menegaskan komitmennya untuk merangkul generasi muda dan komunitas kreatif.

Hal ini ditunjukkan melalui penyelenggaraan kompetisi band bertajuk "Amplified Nation" yang merupakan rangkaian menuju perhelatan akbar PKB Jabar Fair pada awal tahun 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara yang dipusatkan di kantor DPW PKB Jabar, Jalan KH Achmad Dahlan No 1, Kota Bandung, pada Minggu (23/11/2025) ini, menarik antusiasme tinggi dari para musisi muda se-Jabar.

Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda menjelaskan bahwa Amplified Nation adalah bagian dari upaya PKB untuk menjadi partai milik masa depan, terutama bagi kalangan milenial dan gen Z.

Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda
Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

 

"Ini kebetulan rangkaian dari PKB Fair. Rencana awal tahun depan, mungkin Januari-Februari, PKB Jabar akan melaksanakan PKB Fair," ucap Syaiful Huda yang juga Wakil Ketua Komisi V DPR RI saat ditemui disela-sela acara.

Huda mengatakan bahwa PKB Fair tidak hanya akan diisi dengan agenda politik seperti pelantikan 14.000 pengurus PAC (Pengurus Anak Cabang) yang 40% di antaranya adalah perempuan dan didominasi usia maksimal 35 tahun, tetapi juga diramaikan dengan agenda showbiz dan pelayanan komunitas.

“Di PKB fair itu juga akan ada semacam showbiz gitu terkait dengan semua agenda kepedulian dan pelayanan PKB Jabar. Mulai foodbank, membela warung nasi untuk disebarkan terus kemudian ada jajan sodako dan aamal jariah itu terus kemudian ada layanan ambulan 24 jam,” jelasnya.

“Kita ingin itu semua bisa diakses maksimal oleh masyarakat Jawa Barat termasuk services community yang selama ini sedang bekerja terus mulai GTD (Gerak Tanggap Darurat) yang melayani semua masyarakat yang kena musibah dan seterusnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Huda mengungkapkan latar belakang diangkatnya kompetisi band. Dia menyebut bahwa semangat kompetisi band sudah sangat jarang, bahkan hilang pasca pandemi Covid-19.

“Memang semangatnya pasca covid kompetisi band itu jarang banget bahkan hilang. Nah karena itu setelah diskusi bareng teman-teman band ini butuh panggung untuk bisa beraksi, bisa untuk menunjukkan performa terbaik mereka lagi,” terangnya.

Hal itu pun terbukti dengan animo peserta terhadap Amplified Nation yang ternyata sangat tinggi. Meskipun awalnya direncanakan dibuka seminggu, pendaftaran terpaksa ditutup dalam waktu 3 hari karena sudah ada hampir 70 band yang mendaftar.

“Kalau seminggu mungkin bisa sampai 200 band dan itu tersebar seluruh Jawa Barat bahkan ada yang dari Jakarta ada band-band yang sudah profesional dan seterusnya band-band teman-teman SMA banyak banget,” imbuhnya.

Setelah melalui technical meeting dan seleksi, kata Huda, sekitar 50-an band yang berpartisipasi dalam proses seleksi yang berlangsung sejak kemarin hingga hari ini.

Menariknya, para peserta juga menunjukkan sikap terbuka terhadap partai politik. Mereka diminta untuk membawakan salah satu dari 12 lagu yang dimiliki PKB sebelum menampilkan lagu mereka sendiri, dan hal ini disambut baik oleh para musisi.

“Poinnya adalah kita ingin ini menjadi panggung aksi, PKB menyiapkan panggung bagi temen-temen bisa aksi khusus terkait dengan ini adalah aksi band,” sebutnya.

PKB tidak hanya sekadar menyediakan panggung. Bagi para pemenang, PKB juga menyiapkan hadiah yang sangat berarti untuk perkembangan karier musik mereka.

"Kami juga memberikan hadiah, kami fasilitasi untuk rekaman album mereka. Jadi DPW PKB menyiapkan anggaran untuk mereka bisa masuk rekaman. Dan kita akan fasilitasi itu," tegas Huda.

Huda berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan, bahkan bisa dua kali setahun, untuk terus memfasilitasi dan membangun ekosistem industri musik pasca pandemi yang masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk isu hak cipta.

“Kita akan bikin event ini rutin tahunan. Karena kita ingin ekosistem yang sudah bagus ini terus berjalan, tumbuhnya band-band ini ada ruang ekosistemnya yang bisa difasilitasi,” harapnya.

Huda mengatakan, proses seleksi Amplified Nation ini akan memuncak pada babak final yang diselenggarakan pada 30 November mendatang, bertepatan dengan acara Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB Jabar.

"Nanti finalnya tanggal 30, kita tutup dengan 10 band terbaik dari 55 yang ikut kompetisi sampai hari ini," ujarnya.

Huda mengakui bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi PKB untuk menjaring industri kreatif, namun poin utamanya adalah kesadaran PKB untuk menjadi bagian dari aktivitas anak muda.

"PKB menyadari betul bahwa kalau sudah menjadi bagian dari anak muda, ya harus menjadi bagian dari aktivitas mereka. Dan band ini menjadi bagian dari aktivitas mereka. Musik adalah bagian dari aktivitas mereka," katanya.

Selain musik, pihaknya juga berencana mengangkat industri kreatif lainnya, seperti fashion, dengan melibatkan komunitas fashion yang telah menjadi bagian dari kader PKB. Kegiatan fashion show, baik busana muslim maupun kasual, akan digelar setelah panggung musik.

“Kami sudah rencanakan sih, sudah sempat jalan, itu fashion. Kebetulan ada banyak komunitas fashion yang kebetulan sudah menjadi bagian dari kader PKB. Nanti akan kita bikin fashion show, baik fashion show baju muslim, maupun kasual yang intinya sekali lagi kita ingin bikin panggung mereka untuk bisa beraksi terutama di dunia fashion pasca nanti kita panggung untuk musik,” tandasnya. (cep/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral