Pastikan Jakarta Aman Saat Nataru 2025, Gubernur Pramono Bakal Patroli Keliling Bareng Forkopimda
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo memastikan Jakarta dalam keadaan aman saat perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Jadi kami meyakini menyambut Natal Tahun Baru mudah-mudahan tidak ada sesuatu yang istimewa, dan Jakarta tetap aman nyaman seperti yang kita harapkan,” kata Pramono, kepada awak media, Jumat (21/11).
Sementara itu, untuk memastikan Jakarta tetap aman, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan patroli keliling bersama Forkopimda.
“Jadi, menjelang Nataru tadi saya habis bisik-bisik dengan Pak Pangdam dan Pak Kapolda, kami juga akan mengadakan piket secara reguler. Saya mungkin nanti bersama dengan Pak Pangdam, Pak Kapolda, dan jajaran yang lain juga akan keliling Jakarta karena bagaimanapun kerukunan, kenyamanan itu menjadi penting supaya itu juga dilihat oleh publik," ujar Pramono.
Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan berbagai strategi pengaturan kendaraan saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, disiapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memastikan mobilitas masyarakat tetap aman dan nyaman.
"Menghadapi peningkatan pergerakan masyarakat saat periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kemenhub telah menyiapkan strategi utama guna antisipasi kepadatan lalu lintas," beber Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan dalam keterangan di Jakarta, Minggu (16/11).
Aan menekankan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Natal 2205 dan Tahun Baru 2026 wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Surakarta.
Aan menjelaskan sejumlah strategi yang disusun berdasarkan data dan hasil evaluasi penyelenggaraan angkutan Natal dan tahun baru sebelumnya.
Ia menuturkan penambahan kapasitas jalan menjadi salah satu strategi, apalagi kapasitas jalan saat ini tidak bisa menampung kendaraan saat libur akhir tahun karena diprediksi akan ada peningkatan pergerakan masyarakat.
Khusus di ruas jalan menuju tempat wisata, Aan menyebut, dapat menjalankan strategi ganjil genap sebagai antisipasi agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas.
Untuk menambah kapasitas jalan, jelasnya, bisa dilakukan dengan one way, contra flow, atau ganjil genap terutama di jalur menuju tempat wisata sehingga volume kendaraan yang banyak masih bisa di atasi.
Load more