News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kekayaan Ken Dwijugiasteadi Disorot! Rumah Digeledah Kejagung, Total Hartanya Cuma Rp 3,4 Miliar?

Profil lengkap Ken Dwijugiasteadi, eks Dirjen Pajak yang digeledah Kejagung. Kekayaan resmi hanya Rp 3,4 miliar, karier panjang sejak 1983.
Kamis, 20 November 2025 - 17:30 WIB
Mantan Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi.
Sumber :
  • Dokumentasi Ikatan Konsultan Pajak Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi membuka penyidikan kasus dugaan suap pengurusan pajak tahun 2016–2020. Pengusutan tersebut turut menyeret nama mantan Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi, setelah kediamannya ikut digeledah dan ia kini dicekal ke luar negeri.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan adanya pencekalan terhadap sejumlah pihak terkait. “Benar kejaksaan Agung sudah meminta pencekalan terhadap beberapa pihak tersebut,” ujarnya, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah proses hukum ini, publik mulai menyorot profil dan kekayaan Ken Dwijugiasteadi, pejabat yang memimpin Direktorat Jenderal Pajak selama masa krusial reformasi peraturan perpajakan.

Pria Asal Malang dengan Karier 32 Tahun di Kemenkeu

Ken Dwijugiasteadi lahir di Malang, Jawa Timur, pada 8 November 1957. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Brawijaya (1983), lalu melanjutkan studi Master of Science in Tax Auditing di Opleidings Institute Financien, Den Haag, Belanda, pada 1991.

Kariernya dimulai sebagai PNS Kementerian Keuangan tahun 1983, di Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia kemudian naik jabatan menjadi Kepala Sub Bagian Kepegawaian pada 1988.

Sejumlah jabatan penting pernah ia emban, antara lain:

  • 1992: Kepala Seksi Wajib Pajak Orang Pribadi

  • 2003: Direktur Informasi Perpajakan

  • 2006–2008: Kepala Kanwil DJP Kalimantan Timur

  • 2008–2015: Pindah tugas ke Jawa Timur

  • 2015: Staf Ahli Menkeu bidang Peraturan & Penegakan Hukum Pajak

  • 1 Desember 2015: Plt Dirjen Pajak

  • 1 Maret 2016: Dirjen Pajak definitif, menggantikan Sigit Priadi Pramudito

Ken menjabat sebagai Dirjen Pajak hingga masa akhir reformasi perpajakan periode 2016–2020.

Kekayaan Ken Dwijugiasteadi: Hanya Rp 3,4 Miliar

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 3 Juli 2018, Ken mencatat total harta sebesar Rp 3.489.570.000. Jumlah ini tergolong moderat untuk seorang pejabat dengan jabatan strategis seperti Dirjen Pajak.

Rincian harta Ken berdasarkan LHKPN:

1. Tanah dan Bangunan – Rp 2,8 Miliar

  • Tanah 1.965 m² di Jakarta Selatan – Rp 1,88 M

  • Tanah dan bangunan 240/250 m² di Depok – Rp 685,9 Juta

  • Tanah 375 m² di Malang – Rp 263,2 Juta

2. Alat Transportasi – Rp 175 Juta

  • Mobil Mitsubishi Sedan tahun 2000 – Rp 175 Juta

3. Kas dan Setara Kas – Rp 356 Juta

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Surat Berharga – Rp 82 Juta

5. Harta Lainnya – Rp 41 Juta

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral