News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Lengkap AKBP Basuki: Gaji, Harta Rp94 Juta, Biayai Kuliah S3 Dosen Untag Hingga Rp160 Juta, Kini Terjerat Patsus

Profil AKBP Basuki disorot setelah kasus kematian dosen Untag. Gaji, harta Rp94 juta, hingga biaya kuliah S3 korban yang ia tanggung ikut terungkap.
Kamis, 20 November 2025 - 16:18 WIB
Profil Lengkap AKBP Basuki: Gaji, Harta Rp94 Juta, Biayai Kuliah S3 Dosen Untag Hingga Rp160 Juta, Kini Terjerat Patsus
Sumber :
  • Istimewa

Jawa Tengah, tvOnenews.com - Nama AKBP Basuki, pejabat di Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah, tengah menjadi sorotan publik setelah terseret kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi Kusumawardhani. \

Selain menjalani penempatan khusus (patsus) karena diduga melanggar kode etik, profil pribadi dan kondisi finansial Basuki kini ikut diulas secara luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gaji Per Bulan Rp8–10 Juta, Harta LHKPN Hanya Rp94 Juta

Sebagai perwira menengah berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Basuki menerima gaji sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2019. Dengan pangkat AKBP, gaji pokoknya berada di kisaran Rp3.093.900 hingga Rp5.084.300.

Angka tersebut belum termasuk tunjangan kinerja polisi sebesar Rp5.183.000. Jika dijumlahkan, total pendapatan Basuki per bulan berkisar Rp8.276.900 hingga Rp10.267.300.

Namun menariknya, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total kekayaan AKBP Basuki hanya tercatat Rp94 juta. Data tersebut menunjukkan bahwa Basuki tidak memiliki tanah maupun bangunan, serta hanya memiliki satu kendaraan berupa sepeda motor senilai Rp14 juta.

Aset terbesar yang dimiliki Basuki adalah kas dan setara kas sebesar Rp80 juta.

Biayai Dosen Dwinanda Kuliah S3 Hingga Ratusan Juta

Salah satu fakta yang memicu perhatian publik adalah pengakuan bahwa AKBP Basuki ikut membiayai kuliah S3 Dwinanda di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip). Dosen asal Banyumas itu menempuh program doktoral dari 2015 hingga 2019.

Berdasarkan informasi biaya kuliah tahun akademik 2024/2025, terdapat dua skema studi doktoral yang kemungkinan diambil korban:

  • By Course

    • SPP per semester: Rp12,5 juta

    • IPI: Rp15 juta (sekali bayar)

    • Matrikulasi: Rp4,5 juta

    • Estimasi total 4 tahun: Rp119,5 juta

  • By Research

    • SPP per semester: Rp17,5 juta

    • IPI: Rp20 juta

    • Matrikulasi: Rp4,5 juta

    • Estimasi total 4 tahun: Rp164,5 juta

Nominal tersebut hanyalah estimasi berdasarkan biaya terbaru, sehingga angka yang ditanggung Basuki pada periode 2015–2019 bisa lebih rendah atau justru lebih tinggi. Namun angka ratusan juta ini menjadi sorotan karena nilainya disebut jauh melampaui total harta dalam LHKPN Basuki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terjerat Pelanggaran Etik, Tinggal Bersama Tanpa Pernikahan

Propam Polda Jateng menempatkan AKBP Basuki dalam patsus sejak 19 November hingga 8 Desember 2025. Ia diduga melanggar Kode Etik Profesi Polri (KEPP) karena tinggal satu atap dengan Dwinanda meski tanpa ikatan perkawinan sah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral