News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Kematian Dosen Wanita di Hotel Semarang, Awalnya Diklaim Sakit tapi Ada Temuan Bercak Darah di Tubuhnya

Dosen Untag Semarang ditemukan tewas tanpa busana di hotel. Awalnya diklaim sakit, namun keluarga curiga karena ada bercak darah di tubuh dan kejanggalan lain.
Kamis, 20 November 2025 - 16:18 WIB
Dosen Untag Tewas di Semarang
Sumber :
  • Instagram/Kisah_Kriminal

"Biasanya orang yang meninggal karena kepanasan dan tidak terkendali bisa membuka pakaiannya sendiri,” kata Basuki.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Basuki kemudian melaporkannya ke Polsek Gajahmungkur pada pukul 07.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia diketahui merupakan anggota Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah, bagian Pengendali Massa (Dalmas).

Namun, versi keluarga korban berbeda. Mereka menyebut kondisi jasad DLL menimbulkan banyak pertanyaan.

Menurut keluarga, ada darah di beberapa bagian tubuh korban, termasuk hidung, mulut, dan area kemaluan, yang dianggap tidak wajar jika penyebab kematian hanya karena sakit.

Selain itu, wajah korban juga disebut tampak berbeda dibandingkan saat masih hidup.

“Kami lihat dari foto yang dikirim, wajahnya berbeda sekali. Dan di bagian tubuhnya ada bercak darah yang membuat kami curiga,” ujar Tiwi, salah satu kerabat korban.

Keluarga juga mengungkap empat hal yang mereka nilai janggal dalam kasus ini. Pertama, korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana di lantai kamar hotel.

Kedua, keluarga baru diberi kabar pada sore hari, padahal korban ditemukan pagi. Ketiga, ada darah di hidung, mulut, dan area sensitif tubuh korban.

Dan keempat, mereka baru mengetahui bahwa DLL dan saksi Basuki ternyata terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK).

Fakta terakhir ini membuat keluarga semakin bingung dan mempertanyakan hubungan sebenarnya antara korban dengan Basuki. “Kami kaget, korban tidak pernah cerita apa-apa soal B (Basuki),” ungkap Tiwi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak kepolisian sendiri menyatakan masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

Namun di tengah berbagai spekulasi publik, keluarga berharap agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan tidak ada fakta yang ditutupi. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral