GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Fakta-fakta Pria di Jakarta Timur Tewas Ditikam Bersimbah Darah Usai Terlibat Cinta Segitiga

Insiden cekcok berujung hilangnya nyawa seorang pemuda di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur membuat geger warga.
Kamis, 20 November 2025 - 01:00 WIB
Deretan Fakta-fakta Pria di Jakarta Timur Tewas Ditikam Bersimbah Darah Usai Terlibat Cinta Segitiga
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Insiden cekcok berujung hilangnya nyawa seorang pemuda di Jalan Raya Condet, Kramat Jati, Jakarta Timur membuat geger warga.

Usut punya usut cekcok maut tersebut dilandasi permasalahan cinta segitiga antara si korban, pelaku, dan seorang wanita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku berinisial R menikam pemuda yang menyebabkan korban M meninggal dunia di lokasi, sementara korban lainnya A alami luka robek dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kronologi Persitiwa

Diketahui, permasalahan ini berawal adanya kecemburuan korban lantaran kekasihnya jalan berdua dengan pelaku ke salah satu pusat perbelanjaan yang berada di wilayah Cililitan, Jakarta Timur.

Mengetahui sang pacar dibawa dan dibelikan barang oleh orang lain, korban pun berusaha untuk mencari pelaku untuk meminta penjelasan.

"Setelah diketahui pacar si korban berinisial N, tidak terima kenapa yang beliin baju pacar si korban ini adalah si pelaku," ucap Kapolsek Kramat Jati, AKP Pesta Hasiholan Siahaan, Selasa (18/11/2025).

Selanjutnya, korban dan pelaku pun beradu argumen melalui pesan whatsapp beberapa hari sebelum kejadian.

Persitiwa Tragis

Pada Senin (17/11), korban mengajak temannya untuk menemui pelaku ke salah satu rumah kos yang tidak jauh berada di lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motornya.

Saat itu korban dan temannya itu menemui pelaku untuk meminta kejelasan maksud mengajak jalan sang kekasihnya itu.

Lalu, sesampainya di lokasi kejadian korban dan pelaku pun bertemu dan sempat terjadi kejar-kejaran.

Pelaku yang panik segera berlari ke tempat kosnya untuk mengambil sebilah senjata tajam (sajam) jenis sangkur dengan maksud hati untuk pertahanan diri bila terjadi sesuatu.

Betul saja, saat keduanya kembali bertemu, korban yang sudah terbakar api cemburu sempat memukul wajah pelaku.

Sementara temannya yang juga merasa emosi turun dari motornya untuk melayangkan helm ke arah wajah pelaku.

"Terjadilah baku pukul disana, yang pertama si korban menghampiri si pelaku memukul pipi sebelah kiri, disambut oleh kawan dari si korban yang dinyatakan meninggal dunia memukul dengan helm ke arah kepala si pelaku," ucap Pesta Hasiholan.

Satu Orang Tewas

Saat cekcok tersebut, pelaku menangkis pukulan helm yang dilayangkan oleh teman korban hingga menusukan sajam yang dibawanya tepat mengenai leher.

"Si pelaku sudah bersiap-siap diri membawa sangkurnya. Pada saat helm dipukulkan ke arah kepala si pelaku, ditangkis tangan kiri oleh pelaku dan tangan kanan yang memegang sangkur menghampiri leher sebelah kiri," jelas Pesta.

Pelaku Dijerat Hukuman Penjara 20 Tahun

Usai kejadian, pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tidak meninggalkan lokasi, lantaran warga yang sudah ramai menahan tersangka hingga datangnya Polisi.

Polisi yang tiba pun langsung mengamankan pelaku untuk mempertanggungjawabkan aksi kejinya itu.

Pada Selasa (18/11), Polisi merilis kasus tersebut. Tersangka sudah memakai pakaian bertuliskan tahanan.

Akibat dari perbuatannya itu, tersangka R dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman penjara selama 20 tahun penjara dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan atau menghilangkan nyawa korban.

Video Viral Korban Tewas Penuh Darah di Tengah Jalan

Sebelumnya, viral di media sosial rekaman video seorang pemuda tergeletak bersimbah darah.

Sementara seorang pemuda lainnya terlihat berlumuran darah di jaketnya lantaran terkena sabetan sajam dari si pelaku.

Pemuda yang memakai jaket itu mencoba meminta pertolongan warga di lokasi untuk segera membawa temannya ke rumah sakit agar mendapatkan pertolongan medis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pertolongan itu nyatanya tak digubris oleh warga hingga akhirnya polisi yang tiba di lokasi mengangkat pemuda yang tergeletak namun dengan kondisi telah meninggal dunia.

Kepolisian dari Polsek Kramat Jati langsung memasukan pemuda tersebut ke dalam kantong jenazah. (aha/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT