News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komplotan Curanmor Koja–Cilincing Dibekuk! Polisi Ungkap Modus, Barang Bukti, dan Motif Narkoba

Polisi menangkap komplotan curanmor Koja–Cilincing di Jakarta Utara. Enam pelaku dibekuk, enam motor disita, dan hasil penjualan dipakai untuk beli narkoba.
Jumat, 14 November 2025 - 16:27 WIB
Komplotan Curanmor Koja–Cilincing Dibekuk! Polisi Ungkap Modus, Barang Bukti, dan Motif Narkoba
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Utara menangkap enam pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama beberapa bulan terakhir meresahkan warga di wilayah Koja dan Cilincing. Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan intensif sejak kasus-kasus curanmor meningkat sepanjang Agustus hingga September 2025.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyebut para pelaku berinisial SH, TK, HA, AS, JA, dan IB. Keenamnya terbagi menjadi dua kelompok yang beroperasi di dua kecamatan berbeda, namun dengan modus yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka kami tangkap di awal November 2025, setelah satu pelaku berhasil kami amankan terlebih dahulu. Dari situ dilakukan pengembangan hingga seluruh komplotan berhasil ditangkap,” ujar Onkoseno, Jumat (14/11/2025).

Modus Pelaku: Kunci Letter T hingga Paksa Stang Motor

Para pelaku menyasar sepeda motor yang terparkir di halaman rumah ataupun di lokasi yang minim pengawasan. Motor yang tidak terkunci menjadi target paling mudah.

Dalam aksinya, komplotan ini menggunakan kunci letter T untuk merusak rumah kunci motor. Selain itu, mereka juga memaksa stang motor hingga dol untuk mempercepat proses pencurian.

“Begitu berhasil dibuka paksa, motor langsung dibawa kabur,” kata Onkoseno.

Motor Curian Dijual Murah untuk Beli Narkoba

Hasil pencurian kemudian dijual dengan harga sangat murah, yakni Rp3 juta sampai Rp5 juta per unit. Polisi menyebut uang hasil penjualan digunakan para pelaku untuk membeli narkoba.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita enam unit sepeda motor, terdiri dari empat unit milik korban dan dua motor lain yang digunakan untuk menjalankan kejahatan.

Aksi Berbulan-bulan dan Persembunyian di Rumah Kontrakan

Komplotan ini telah melakukan pencurian sejak Agustus hingga September 2025. Setelah melakukan rangkaian penyelidikan dan pemetaan lokasi aksi mereka, polisi kemudian melakukan pengejaran hingga akhirnya seluruh pelaku berhasil diringkus di sebuah rumah kontrakan di kawasan Koja, Jakarta Utara.

Polisi memastikan bahwa jaringan tersebut merupakan kelompok curanmor aktif yang sudah merencanakan tindak kejahatannya secara matang.

Proses Hukum Berlanjut

Enam pelaku kini diamankan di Polres Metro Jakarta Utara dan dijerat pasal terkait pencurian kendaraan bermotor. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan penadah atau pelaku lain yang terlibat.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di luar rumah atau area yang minim pengamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelaku ini selalu mencari motor yang tidak terkunci atau tempat yang sepi. Kami imbau masyarakat lebih waspada,” tambah Onkoseno.

Polisi berkomitmen melanjutkan patroli dan penindakan terhadap kejahatan jalanan, khususnya curanmor yang kerap meningkat menjelang akhir tahun. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral