GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Prabowo Langsung Bertindak Usai Pulang dari Australia, Ternyata Ini yang Dilakukan untuk Dua Guru di Luwu Utara

Presiden Prabowo Subianto pulihkan nama baik dua guru di Luwu Utara lewat surat rehabilitasi. Istana tegaskan: guru harus sejahtera dan dilindungi.
Kamis, 13 November 2025 - 17:52 WIB
Guru Abdul Muis Ceritakan Presiden Prabowo Jadi Dewa Penolongnya Usai Namanya Dipulihkan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden Prabowo Subianto menunjukkan langkah cepat dan tegas untuk melindungi para guru di Indonesia. Setibanya di Tanah Air usai kunjungan kenegaraan ke Australia, Presiden langsung menandatangani dan menyerahkan surat rehabilitasi untuk dua guru SMAN di Luwu Utara, yakni Drs. Rasnal, M.Pd, dan Drs. Abdul Muis Muharram, yang sebelumnya terseret kasus dugaan pungutan dana komite sekolah.

Langkah tersebut mendapat sorotan publik, lantaran Presiden Prabowo dinilai menunjukkan komitmennya terhadap nasib dan kesejahteraan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menyampaikan pesan kuat dari Presiden melalui unggahan di akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet pada Kamis (13/11/2025).

“Sesuai niat Bapak Presiden, seluruh guru Indonesia harus semakin sejahtera dan terjamin kehidupannya,” tulis Seskab Teddy.

Prabowo Gunakan Hak Konstitusional Presiden

Rehabilitasi yang diberikan kepada dua guru tersebut dilakukan berdasarkan hak prerogatif Presiden sebagaimana tercantum dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945, yang memberikan kewenangan bagi Presiden untuk memberikan grasi, rehabilitasi, amnesti, dan abolisi.

Keputusan itu sekaligus memulihkan nama baik kedua guru yang sempat kehilangan pekerjaan dan menghadapi tekanan hukum selama bertahun-tahun akibat persoalan administrasi dana sekolah.

Langkah cepat Presiden Prabowo pun disambut positif oleh banyak pihak, termasuk komunitas pendidik dan masyarakat Luwu Utara yang menilai kebijakan ini sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap dunia pendidikan.

Kasus Berawal dari Keluhan Guru Honorer

Kasus yang menjerat dua guru ini berawal lima tahun lalu, ketika sepuluh guru honorer di SMAN 1 Luwu Utara belum menerima gaji selama sepuluh bulan. Permasalahan terjadi karena nama mereka belum terdaftar dalam sistem Dapodik, yang menjadi syarat utama pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Untuk mencari solusi, kepala sekolah dan komite sekolah kemudian mengadakan pertemuan bersama orang tua siswa. Mereka sepakat mengumpulkan dana sukarela sebesar Rp20 ribu per siswa untuk membantu pembayaran gaji guru honorer yang belum cair.

Keluarga yang memiliki dua anak hanya membayar satu kali, sedangkan keluarga kurang mampu dibebaskan dari iuran. Namun, kesepakatan ini justru menimbulkan masalah setelah sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) melaporkannya ke pihak kepolisian atas dugaan pungutan liar.

Empat guru dipanggil untuk diperiksa, dan dua di antaranya — Rasnal dari SMAN 3 Luwu Utara serta Abdul Muis Muharram dari SMAN 1 Luwu Utara — akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Presiden Pulihkan Nama Baik dan Martabat Guru

Keputusan Presiden Prabowo untuk memberikan rehabilitasi ini dianggap sebagai langkah bersejarah bagi dunia pendidikan Indonesia. Tak hanya memulihkan nama baik dua guru tersebut, tetapi juga memberikan sinyal kuat bahwa negara tidak boleh membiarkan guru yang berjuang demi pendidikan diperlakukan tidak adil.

“Istana menegaskan, guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang harus dilindungi, bukan dikriminalisasi,” tegas Seskab Teddy dalam pernyataannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan rehabilitasi ini sekaligus mempertegas komitmen Presiden untuk memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi tenaga pendidik, sebagaimana menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Prabowo.

Dengan langkah ini, banyak kalangan berharap kasus serupa tidak lagi terjadi di masa depan. Prabowo menegaskan, guru bukan hanya pengajar, tetapi juga penjaga masa depan bangsa, yang harus dihormati dan diberi jaminan hidup yang layak. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT