News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Gabungan Polisi Ungkap Temuan Mengejutkan Soal Bom di SMAN 72 Jakarta, Ternyata Begini Kondisinya

Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengungkap temuan mengejutkan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara. Ternyata bom...
Selasa, 11 November 2025 - 19:14 WIB
Tim Gabungan Polisi Temukan Tujuh Bom di SMAN 72 Jakarta, 4 Meledak, Tiga Masih Aktif
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvonenews.com – Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengungkap temuan mengejutkan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara.

Tim penjinak bom (Jibom) menemukan total 7 bom rakitan, empat di antaranya sudah meledak dan tiga lainnya dalam kondisi masih aktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komandan Satuan Brimob (Dansat Brimob) Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya telah bergerak cepat ke lokasi bersama tim Gegana setelah ledakan terjadi pada Jumat (7/11/2025) siang.

“Kami bersama tim Jibom dari Departemen Gegana langsung menuju ke TKP. Kemudian ada beberapa langkah yang kami lakukan di sana, yaitu membuat zona perimeter,” ujar Kombes Henik saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/11/2025).

Henik memaparkan, tim Brimob menerapkan zona pengamanan berlapis, yakni; zona merah di titik ledakan, zona kuning untuk area kerja Jibom, zona abu-abu sebagai wilayah terbatas, dan zona hijau di luar pagar sekolah yang dinyatakan aman untuk masyarakat dan media.

“Mohon maaf untuk rekan-rekan media, beberapa waktu yang lalu kami tempatkan di luar pagar karena itu memang sesuai dengan SOP. Termasuk masyarakat juga bisa berada di zona hijau tersebut,” jelasnya.

Dalam proses penyisiran, tim Gegana melakukan sterilisasi ganda untuk memastikan tidak ada bom lain yang terlewat, sekaligus mengamankan bahan peledak di TKP.

Dari hasil tersebut, ditemukan dua lokasi utama ledakan (dua TKP) yakni di dalam masjid dan di area bank sampah serta taman baca sekolah.

Henik menjelaskan, di TKP pertama, yaitu masjid, ditemukan dua kawah ledakan (crater) yang menandakan dua bom telah diledakkan.

“Kami menemukan beberapa barang bukti seperti serpihan plastik, dua crater di dalam masjid, paku, potongan tas, serta switching rocker. Di sana juga ditemukan elektrik mesh sebagai inisiator, papan VCP, dan baterai A4 dengan total daya enam volt,” ungkapnya.

Analisis awal menunjukkan bom yang meledak di masjid merupakan rangkaian aktif dengan sistem remote control.

“Dapat disimpulkan bahwa rangkaian tersebut adalah bom aktif dengan menggunakan remote. Hal ini sesuai dengan ditemukannya empat buah baterai transmitter dan bagian receiver yang menggunakan daya enam volt,” tutur Henik.

Bahan peledak utama yang digunakan teridentifikasi sebagai potasium klorat, dengan casing jerigen plastik berukuran satu liter dan shrapnel berupa paku baja dan paku seng.

Henik menambahkan, dampak ledakan di dalam masjid bersifat overpressure, menyebabkan banyak korban mengalami luka dan gangguan pada gendang telinga akibat gelombang tekanan dan serpihan paku.

Selain di masjid, tim juga menemukan bom di bank sampah dan taman baca sekolah.

“Untuk di taman baca, kami mendapatkan barang bukti berupa bom dengan casing kaleng minuman merek Coca-Cola, dilengkapi sumbu bakar dan di sebelahnya terdapat remote,” ujarnya.

Temuan itu menguatkan dugaan bahwa pelaku mengendalikan ledakan dari luar masjid menggunakan remote yang ditemukan di taman baca.

Di lokasi bank sampah, Brimob menemukan empat bom, dua sudah meledak namun tidak sempurna, dan dua lainnya masih aktif.

“Bom di bank sampah menggunakan casing pipa logam ukuran 3/4 inci, panjang sekitar 20 cm. Daya ledaknya rendah karena hanya tutupnya yang hancur, sedangkan pipa tetap utuh,” terang Henik.

Bom di kedua lokasi itu memiliki bahan peledak serupa, yaitu potasium klorat, namun mekanisme pemicunya berbeda.

“Dapat kami simpulkan bahwa aktifasi bom di TKP kedua menggunakan sumbu api. Kalau sumbunya panjang waktunya lebih lama, kalau pendek lebih cepat,” kata Henik.

Dari seluruh hasil penyisiran, tim Jibom mencatat total tujuh bom ditemukan, di antaranya yakni:

  • Dua bom meledak di masjid dengan sistem remote,
  • Dua bom pipa di bank sampah meledak sebagian (low order),
  • Dua bom pipa aktif di bank sampah, dan
  • Satu bom aktif di taman baca dengan casing kaleng Coca-Cola.

“Dari tujuh, empat yang meledak dan tiga yang masih aktif sudah kami amankan di Markas Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya,” pungkas Henik. (rpi/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral