News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Tak Habis Pikir Lagi, Bisa-bisanya Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta Disebut Buat Bom Rakitan: Seorang Siswa...

Pengamat Intelijen dan Terorisme Ridlwan Habib masih heran 3 bom rakitan menyebabkan ledakan besar di SMAN 72 Jakarta. Padahal terduga pelaku masih sekolah.
Minggu, 9 November 2025 - 14:53 WIB
Kondisi masjid di SMAN 72 Jakarta usai ledakan, Jumat (7/11).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta inisial F kian menyedot perhatian publik.

Tindakan F diduga membawa bom rakitan mengakibatkan puluhan korban yang terkena ledakan di masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat Intelijen dan Terorisme Ridlwan Habib menyoroti tiga bom rakitan yang dibawa oleh F saat terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Ridlwan tidak habis pikir F yang masih siswa SMA bisa merakit bom, bahkan tiga benda tersebut menyebabkan ledakan besar menimbulkan banyak korban.

"Saya masih pesimis seorang anak SMA bisa membuat bom," ujar Ridlwan di program Apa Kabar Indonesia tvOne dikutip, Minggu (9/11/2025).

Pengamat Intelijen dan Terorisme Ridlwan Habib bicara jejak terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta
Pengamat Intelijen dan Terorisme Ridlwan Habib bicara jejak terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta
Sumber :
  • tvOneNews

 

Pasalnya penemuan tiga bom rakitan tersebut berlangsung setelah ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta.

Sejumlah siswa dan pihak sekolah menemukan tiga bom tersebut lantaran dua benda itu telah meluluh lantakkan masjid di SMAN 72 Jakarta.

Hal ini mengingat dua ledakan di dalam masjid SMAN 72 membuat para siswa hingga tenaga pendidik dan staf sekolah berhamburan keluar.

Saking kerasnya, puluhan siswa yang menjadi korban dirawat secara intensif, bahkan ada sampai dioperasi akibat insiden tersebut.

Ridlwan berspekulasi bom rakitan tersebut dibuat oleh F berasal dari gabungan sejumlah bahan petasan.

"Walaupun mungkin itu ramuan dari mercon, petasan dan sebagainya, tapi bisa melukai teman-temannya sampai 50 orang. Ini bukan hal yang sederhana," terangnya.

Ia juga mendengar terkait kebiasaan terduga pelaku dikenal sebagai sosok pendiam, kemudian memiliki tabiat menyukai gambar dan hal-hal berbau kekerasan.

Suasana di SMAN 72 Jakarta pasca-ledakan dahsyat, Jumat (7/11).
Suasana di SMAN 72 Jakarta pasca-ledakan dahsyat, Jumat (7/11).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

Apalagi tulisan di senjata laras panjang berjenis airsoft gun mainan yang ditemukan di lokasi mencantumkan nama-nama beraliran ideologi Neo-Nazi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentu terduga pelaku bisa saja mendapat inspirasi dari kebiasaannya sehingga termotivasi membuat bom rakitan.

Menurut Ridlwan, membuat bom rakitan tidaklah mudah, tetapi terduga pelaku bisa menciptakan kejutan ledakan besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral