News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta-fakta di Balik Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Sekolah Berada di Komplek Tentara dan Pelaku Diduga Siswa

Ledakan mengguncang SMAN 72 Kelapa Gading di kompleks TNI AL. Dugaan pelaku siswa korban bullying dan temuan airsoft gun di lokasi.
Jumat, 7 November 2025 - 18:42 WIB
Ledakan di SMAN 72 Jakarta Diduga Dipicu Siswa yang Sering Dibully?
Sumber :
  • Rika Pangesti

tvOnenews.com - Insiden mengerikan mengguncang SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, siang tadi setelah sebuah ledakan keras terjadi tepat usai khotbah salat Jumat.

Peristiwa itu menimbulkan kepanikan hebat di lingkungan sekolah hingga puluhan korban luka-luka harus dilarikan ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi, termasuk tim Densus 88 Antiteror, langsung diterjunkan ke lokasi untuk menyelidiki penyebab ledakan yang diduga berasal dari bahan peledak rakitan.

Berikut deretan fakta-fakta penting di balik ledakan SMAN 72 Kelapa Gading yang kini tengah menjadi perhatian.

1. Ledakan Terjadi Dua Kali di Area Mushalla Sekolah

Kondisi masjid di SMAN 72 Jakarta usai ledakan, Jumat (7/11).
Kondisi masjid di SMAN 72 Jakarta usai ledakan, Jumat (7/11).
Sumber :
  • Istimewa

 

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus mengonfirmasi bahwa ledakan terjadi di area mushalla sekolah dan berlangsung sebanyak dua kali.

Ledakan pertama terjadi di bagian belakang dekat area tempat wudu, sedangkan ledakan kedua berlangsung di pintu masuk mushalla.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.09 WIB, saat para siswa dan guru sedang bersiap untuk melaksanakan salat Jumat berjamaah.

Suara ledakan disebut terdengar hingga radius beberapa ratus meter dan menyebabkan kepanikan di sekitar kompleks sekolah.

2. Korban Luka Mencapai Lebih dari 50 Orang

Jumlah korban dalam insiden ini cukup besar. Awalnya dilaporkan 20 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 3 luka berat dan 17 luka ringan.

Namun, data terbaru menunjukkan jumlah korban mencapai 54 hingga 55 orang.

Para korban terdiri dari siswa, guru, hingga staf sekolah yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Mereka segera dievakuasi ke beberapa rumah sakit terdekat, termasuk RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dan RS Pelabuhan Tanjung Priok.

3. Pelaku Diduga Siswa Sekolah yang Menjadi Korban Bullying

Salah satu fakta paling mengejutkan muncul dari kesaksian siswa.

Mereka menduga pelaku ledakan adalah siswa kelas 12 SMAN 72 sendiri.

Informasi awal menyebut bahwa pelaku tersebut merupakan korban bullying di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia dikabarkan mengalami tekanan psikologis dan sempat mencoba bunuh diri setelah peristiwa ledakan terjadi.

4. Sekolah Berada di Dalam Komplek TNI AL

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral