News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Kejadian, Terduga Pelaku Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Ternyata Sempat Tanya Satu Hal Ini ke Temannya: Dia…

Sebelum ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, terduga pelaku sempat tanyakan hal ini ke salah satu siswa soal puncak acara sekolah yang kini jadi sorotan.
Sabtu, 8 November 2025 - 18:16 WIB
Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews/Rika Pangesti

tvOnenews.com - Terduga pelaku peledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara mulai terungkap identitas dan perilakunya sebelum kejadian.

Sosok tersebut diketahui masih berusia 17 tahun dan merupakan siswa aktif di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memastikan bahwa pelaku merupakan bagian dari komunitas sekolah, bukan pihak luar seperti yang sempat ramai di media sosial.

Dalam laporan yang beredar, termasuk hasil wawancara beberapa siswa SMAN 72 yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, muncul sejumlah pengakuan yang menggambarkan keanehan sikap pelaku sebelum peristiwa ledakan.

Salah satu siswa yang pernah berbicara dengannya bahkan menyebut bahwa beberapa hari sebelum kejadian, pelaku sempat bertanya hal ini dan berulang-ulang.

Seorang siswa berinisial K mengatakan bahwa terduga pelaku sempat menanyakan sesuatu yang tidak biasa.

Senjata pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang ternyata hanya replika.
Senjata pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang ternyata hanya replika.
Sumber :
  • Istimewa

 

"Dia tuh nanya kayak ‘bulan bahasanya ini kapan puncak-puncaknya?’ gitu,” ujar K.

Menurut K, pertanyaan itu diulang dua kali di waktu berbeda, seolah pelaku sedang menunggu momen acara besar di sekolah.

Ucapan tersebut kini menjadi perhatian pihak kepolisian karena dianggap bisa mengarah pada motif atau perencanaan.

Menurut keterangan siswa lain, pelaku dikenal sebagai siswa yang pendiam dan lebih banyak menghabiskan waktu di kelas, bukan tipe yang sering bergaul di luar lingkungan sekolah.

Siswa lain berinisial R menggambarkan pelaku sebagai sosok yang jarang berinteraksi dengan teman-teman sekelasnya.

“Dia di kelas terus. Enggak banyak bicara juga. Memang pendiam anaknya,” kata R.

Namun, di balik sifat pendiamnya, pelaku disebut memiliki ketertarikan terhadap hal-hal ekstrem.

R bahkan menyebut bahwa pelaku sering menonton video kekerasan atau ‘gore’ di internet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ya, misalnya kalau paling gampang ya dia suka nonton video yang gimana ya, istilahnya kayak gore gitu. Kayak orang-orang yang seperti dibunuh atau gimana itu temannya dia emang tahunya kayak gitu," tambah R.

Isu lain yang beredar di kalangan siswa adalah bahwa pelaku sempat menjadi korban bullying di sekolah.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT