News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Pimpin Isu Keadilan Iklim di COP30 Brasil

Indonesia tegaskan keadilan iklim di COP30 Brasil dengan akui 1,4 juta hektare hutan adat, dorong masyarakat lokal jadi garda depan aksi iklim global.
Jumat, 7 November 2025 - 18:01 WIB
Indonesia Pimpin Isu Keadilan Iklim di COP30 Brasil, Akui 1,4 Juta Hektare Hutan Adat untuk Masyarakat Lokal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Indonesia menegaskan posisi kepemimpinannya dalam memperjuangkan climate justice atau keadilan iklim di Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP30) yang digelar di Belem, Brasil. Dalam forum global tersebut, Indonesia mencuri perhatian dunia dengan langkah bersejarah: pengakuan resmi terhadap 1,4 juta hektare hutan adat yang kini diakui negara dan dikelola langsung oleh masyarakat adat.

Langkah ini disebut sebagai tonggak penting dalam mewujudkan keadilan sosial dan ekologis di tengah krisis iklim global. Selama ini, masyarakat adat yang hidup berdampingan dengan hutan sering kali menjadi pihak yang paling terdampak oleh perubahan iklim, namun paling sedikit mendapatkan manfaat dari kebijakan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kebijakan baru ini, negara memberikan kepastian hukum atas tanah leluhur masyarakat adat, sehingga mereka memiliki otoritas penuh untuk menjaga, mengelola, sekaligus mengembangkan wilayah hutan mereka secara berkelanjutan.

Langkah Nyata Indonesia di Panggung Dunia

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa Indonesia ingin memastikan tidak ada satu pun pihak yang tertinggal dalam transisi menuju masa depan yang lebih hijau.

“Keadilan iklim berarti memastikan tak ada yang tertinggal. Indonesia siap memimpin dengan memadukan kebijakan, sains, dan nilai sosial,” ujar Hanif Faisol dalam pernyataannya dari forum COP30, Jumat (7/11/2025).

Hanif menilai bahwa pengakuan hutan adat bukan sekadar kebijakan konservasi, melainkan bentuk pemberdayaan masyarakat. Dengan hak yang diakui negara, masyarakat adat dapat memanfaatkan potensi ekonomi berbasis kelestarian hutan, seperti ekowisata, hasil hutan non-kayu, dan produk alami bernilai tinggi tanpa merusak lingkungan.

Masyarakat Adat di Garda Depan Aksi Iklim

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah menilai masyarakat adat memiliki pengetahuan lokal dan tradisi pengelolaan sumber daya alam yang terbukti efektif menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan pengakuan ini, mereka bukan lagi sekadar penjaga hutan, tetapi aktor utama dalam menjaga keberlanjutan planet.

Kebijakan ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan kontribusi signifikan terhadap upaya pengurangan emisi global. Diketahui, sektor kehutanan dan lahan berperan penting dalam pencapaian target Net Zero Emission Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral