News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar AFPC 2025, Generasi Muda Indonesia Timur Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil di ASEAN

Timur Network Foundation berpartisipasi dalam konferensi ASEAN For The Peoples Conference (AFPC) 2025 dengan mengusung tema 'Harnessing Southeast Asia’s Greatest Resources'.
Selasa, 4 November 2025 - 00:00 WIB
Gelar AFPC 2025, Generasi Muda Indonesia Timur Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil di ASEAN
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta,.tvOnenews.com - Timur Network Foundation berpartisipasi dalam konferensi ASEAN For The Peoples Conference (AFPC) 2025 dengan mengusung tema 'Harnessing Southeast Asia’s Greatest Resources'.

Kegiatan ini digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Senin (3/11/2025), dalam rangka menyuarakan potensi dari Timur Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO Timur Network Foundation, M. Khaerun Zuhry Radjilun mengatakan kegiatan ini menjadi ajang strategis bagi organisasi masyarakat sipil, akademisi, pemimpin muda, dan pembuat kebijakan dari seluruh Asia Tenggara untuk memperkuat kerja sama lintas negara dan membangun visi ‘people-centered ASEAN’ ASEAN yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. 

Timur Network Foundation dalam kegiatan ini turut hadir sebagai salah satu peserta pameran yang menampilkan program, capaian, dan inisiatif sosial dari kawasan Indonesia Timur. 

Selain memperkenalkan berbagai program seperti Timur Growth, Timur Strategic, dan Kumpul Timur, Timur Network Foundation juga aktif berdialog dengan organisasi masyarakat sipil dari berbagai negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina, dan Timor Leste. 

"Partisipasi kami di AFPC 2025 adalah bentuk nyata komitmen kami untuk menghadirkan suara dari Timur dalam percakapan tingkat Asia Tenggara. Kami ingin memastikan bahwa potensi anak muda dari Indonesia Timur ikut berkontribusi dalam membentuk masa depan ASEAN yang lebih inklusif dan berkeadilan,” tukas Khaerun.

Lebih lanjut Khaerun mengungkapkan, percakapan yang terjalin di pameran dapat membuka peluang kolaborasi baru di bidang pendidikan, pengembangan kapasitas pemuda, dan penguatan narasi keberagaman di kawasan Asia Tenggara.

“Melalui jejaring dan kolaborasi yang dibangun di sini, kami berharap akan lahir kemitraan konkret di bidang pendidikan, pelatihan, dan kewirausahaan sosiallintas negara,” tuturnya.

Sementara itu Khaerun menerangkan, AFPC 2025 menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menjadi bagian dari ekosistem kolaboratif Asia Tenggara yang lebih inklusif. 

"Keterlibatan ini juga menjadi momentum bagi organisasi berbasis timur Indonesia tersebut untuk memperluas jejaring mitra, memperkenalkan potensi talenta muda dari kawasan timur, serta berkontribusi pada dialog regional mengenai masa depan ASEAN," ungkap Khaerun.

Kemudian dalam AFPC 2025 juga digelar sesi diskusi yang membahas tantangan dan peluang kawasan di era pasca-pandemi, seperti keberlanjutan lingkungan, ketahanan ekonomi, kesetaraan gender, keamanan digital, hingga masa depan pendidikan dan tenaga kerja muda ASEAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara tersebut, berbagai tokoh turut hadir di antaranya Dino Patti Djalal, Marty Natalegawa, Nurul Izzah Anwar, Yenny Wahid, Tantowi Yahya, Anies Baswedan, Sandiaga Uno dan sejumlah pemimpin pemuda Asia Tenggara. 

"Kehadiran mereka menegaskan pentingnya peran masyarakat sipil dalam membangun ASEAN yang terbuka, adaptif, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama," sebut Khoerun. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral