News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejagung Kembali Periksa Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati Soal Dugaan Korupsi Minyak Rp285 Triliun

Kejagung kembali periksa eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati terkait dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang 2018–2023 senilai Rp285 triliun.
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:10 WIB
Kejagung Periksa Nicke Widyawati Soal Kasus Minyak Mentah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, pada Jumat (24/10/2025). Pemeriksaan ini dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di lingkungan PT Pertamina, Subholding, dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) pada periode 2018 hingga 2023.

Keterangan resmi disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, pada Sabtu (25/10/2025). Ia menyebut pemeriksaan terhadap Nicke dilakukan untuk memperkuat pembuktian dalam penyidikan kasus yang disebut-sebut menimbulkan kerugian negara mencapai lebih dari Rp285 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” ujar Anang.

Selain Nicke Widyawati, penyidik Kejagung juga memeriksa enam saksi lainnya yang berasal dari berbagai perusahaan terkait dalam rantai distribusi dan pengelolaan minyak Pertamina. Mereka adalah:

  1. S, HRD PT Mahameru Kencana Abadi

  2. NS, Senior Account Manager PT Pertamina Patra Niaga

  3. TRA, Kepala Terminal PT Orbital Terminal Merak

  4. N, Finance Accounting and Tax Manager PT Orbital Terminal Merak

  5. IHP, Pemimpin Cabang PT BRI Multi Finance Indonesia

  6. TR, Account Officer PT BRI periode 2011–2014

Ketujuh saksi tersebut diperiksa untuk memberikan keterangan dalam berkas perkara atas nama tersangka HW dan kawan-kawan. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta.

18 Tersangka, Satu Masih Buron

Dalam kasus besar ini, Kejagung telah menetapkan 18 orang tersangka. Salah satunya, pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid, hingga kini masih berstatus buron. Para tersangka diduga terlibat dalam penyimpangan tata kelola minyak mentah dan produk kilang, yang menyebabkan potensi kerugian negara lebih dari Rp285 triliun.

Kasus ini menjadi salah satu skandal korupsi terbesar di sektor energi nasional. Jaksa menilai praktik pengelolaan minyak mentah dan produk kilang selama periode 2018–2023 tidak dilakukan sesuai prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel.

Penyimpangan tersebut melibatkan berbagai entitas di bawah Pertamina, termasuk Subholding dan sejumlah mitra kerja kontraktor. Dalam prosesnya, ditemukan indikasi penyelewengan kontrak, pengaturan harga, dan penyimpangan distribusi minyak yang menguntungkan pihak tertentu.

DPR Soroti Kerugian Negara

Sebelumnya, Komisi VII DPR RI juga menyoroti besarnya selisih angka kerugian negara dalam kasus ini. Sejumlah anggota dewan menilai perbedaan hasil perhitungan antara lembaga auditor dan penyidik menimbulkan kecurigaan publik dan mendesak Kejagung untuk membuka seluruh data audit agar transparan.

Pemeriksaan lanjutan terhadap Nicke Widyawati menjadi sorotan publik karena ia menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina selama periode yang masuk dalam rentang waktu penyidikan, yakni sejak 2018. Meski demikian, hingga kini Kejagung belum mengumumkan status hukum Nicke dan masih menempatkannya sebagai saksi untuk memperdalam konstruksi perkara.

Penguatan Bukti dan Tahap Lanjut

Anang Supriatna menegaskan bahwa penyidik Kejagung masih terus bekerja melengkapi alat bukti dan keterangan saksi guna memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semua pemeriksaan ini untuk memperkuat pembuktian dan penyusunan berkas perkara agar segera dapat dilimpahkan ke tahap penuntutan,” tegasnya.

Dengan nilai kerugian negara yang sangat besar dan melibatkan banyak pihak, kasus korupsi minyak Pertamina menjadi perhatian serius publik dan pemerintah. Kejagung memastikan proses hukum dilakukan secara transparan, profesional, dan sesuai prosedur. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Curi Satu Poin dari Gresik Phonska Plus, Yolla Yuliana Tetap Bangga dengan Performa Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Yolla Yuliana mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan Jakarta Livin Mandiri dari Gresik Phonska Plus pada laga terakhirnya di putaran pertama Proliga 2026
Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Tambang Emas Martabe Beralih ke Perminas, Danantara Siapkan Langkah Besar

Pemerintah mulai membuka arah pengelolaan sumber daya strategis nasional menyusul pencabutan izin 28 perusahaan pascabencana di Sumatera.
Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Usut Dugaan Praktik Kecurangan Gagal Bayar PT DSI, Dittipideksus Bareskrim Polri Periksa 46 Saksi

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah saksi untuk mengusut kasus dugaan praktik kecurangan kasus gagal bayar PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Sebelumnya sebanyak 28 saksi telah dilakukan pemeriksaan, kini bertambah menjadi 46 saksi.
Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.

Trending

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Valentino Rossi Jajal Sirkuit Mandalika, Legenda MotoGP Akui Terpukau dengan Trek Kebanggaan Indonesia

Legenda MotoGP Valentino Rossi menjajal Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dalam rangkaian kegiatan Pertamina Enduro VR46 Riders Academy yang berlangsung pada 29 Januari 2026.
BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

BI Tegaskan Rupiah Perlahan Stabil dan Inflasi Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menegaskan ruang penurunan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate masih terbuka lebar seiring inflasi yang tetap terjaga dan nilai tukar rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.
Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Sempat Dibuat Kesulitan Kirgistan, Hector Souto Bongkar Kunci Kebangkitan Timnas Futsal Indonesia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, membeberkan kunci kebangkitan skuad Garuda saat menghadapi Kirgistan pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026.
Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Pertahanan Real Madrid Dibobol Kiper Benfica, Negara Paling Bontot di Ranking FIFA San Marino Kasih Sindiran: Level Kita Mirip

Negara paling bawah di ranking FIFA yaitu San Marino kembali meledek Real Madrid yang harus kebobolan oleh kiper Benfica Anatoliy Trubin di Liga Champions.
Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Meski Menang di Kandang Dortmund, Inter Milan Justru Harus Telan Kenyataan Pahit

Inter Milan meraih kemenangan impresif 2-0 di markas Borussia Dortmund pada laga terakhir fase liga Liga Champions 2025/2026.
Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Usai Viral Dicopot, Chiki Fawzi Kini Diminta Kembali Jadi Petugas Haji 2026

Pergantian keputusan yang berlangsung cepat itu membuat Chiki Fawzi mengaku sempat kebingungan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT