News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bintang Baru Kabinet, Purbaya Jadi Menteri yang Paling Disukai Meski Belum Lama Menjabat, Tingkat Kesukaan 88 Persen

Dalam survei publik terkait kepuasan dengan kinerja menteri era kabinet Presiden Prabowo Subianto. Nama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa jadi yang paling disukai. 
Senin, 20 Oktober 2025 - 11:01 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta pada Selasa (14/10/2025).
Sumber :
  • (ANTARA/Aji Cakti)

Jakarta, tvOnenews.com - Riset Lingkaran Strategis (RILIS) mengeluarkan survei publik terkait kepuasan dengan kinerja menteri era kabinet Presiden Prabowo Subianto. Nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa jadi yang paling disukai. 

Berdasarkan survei RILIS, Purbaya menempati posisi pertama tingkat kesukaan dari data survei, yakni 88,4 persen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, di posisi kedua Menteri Pertanian Amran Sulaiman mendapatkan tingkat kesukaan sebanyak 87,2 persen. 

Tingkat kesukaan tersebut pun hampir berbanding lurus dengan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja keduanya, yakni 83,6 persen untuk Amran dan 82,8 persen untuk Purbaya. 

Direktur RILIS, Arman Salam menjelaskan, survei tersebut dilaksanakan pada 11-16 Oktober 2025 di enam provinsi se-Pulau Jawa, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. 

“Terkait alasan memilih enam wilayah se-Pulau Jawa karena jumlah penduduk di wilayah ini sudah mencerminkan 70 persen pemilih nasional,” kata Arman. 

Ia menjelaskan, pemenang pilpres di Pulau Jawa, biasanya sudah dipastikan akan memenangkan pemiliham masional. 

Survei yang dilakukan menerapkan multistage random sampling dengan jumlah responden awal 800 orang. 

Wawancara dilakukan secara langsung, dengan margin of error plus minus 3,47 persen. 

Adapun jumlah menteri yang banyak, RILIS membaginya menjadi empat divisi. 

Divisi I yakni yang memiliki angka kepuasan di atas 80 persen. Sementara divisi II di bawah 80 persen. 

Selanjutnya, divisi III memiliki tingkat kepuasan di bawah 70 persen, dan divisi IV di bawah 60 persen. 

“Dari data di lembaga survei RILIS yang kami temukan, untuk sementara Pak Andi Amran Sulaiman dan Pak Purbaya Sadewa masuk dalam divisi I,” katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun di dalam divisi II terdapat Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan angka 78,8 persen, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono 72,4 persen, Menag Nasaruddin Umar 72,1 persen, Menhan Sjafrie Syamsoedin 70,6 persen, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwamg. 

Di divisi III, kinerjanya menurut publik di bawah 70 persen seperti Menlu Sugiono 69,5 persen, Menteri KKP sakti Wahyu Trenggono 67,1 persen, Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra 63,4 persen, Menteri Pendidikan Tinggi dan IPTEK Brian Yuliarto 61,4 persen, Mendagri Tito Karnavian 61,3 persen, Menko Pangan Zulkitli Hasan 61, 2 persen, Menpora Erick Thohir 61,2 persen, dan Menkes Budi Gunadi 60,2 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral